Kebakaran di kawasan Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, terbakar pada Kamis (20/8) malam. (ANTARA/Narwati)
48 Ruko di Pasar Sungai Duri Bengkayang Ludes Terbakar
Lukman Diah Sari • 21 August 2026 06:07
Bengkayang: Sebanyak 48 rumah toko (ruko) di kawasan Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, ludes terbakar pada Kamis malam, 20 Agustus 2026. Kepala Desa Sungai Duri, Heriyanto, mengatakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 18.15 WIB.
“Informasi sementara jumlah ruko yang terbakar 48 ruko. Sampai saat ini masih dilakukan pendinginan,” ujar Heriyanto saat dikonfirmasi, Kamis, 20 Agustus 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Bertambah Jadi 145 Personel, Gulkarmat Berhasil Lokalisir Kebakaran Rumah di Senen
Heriyanto menyebut, penyebab maupun sumber api belum diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan informasi awal dari warga, api diduga pertama kali muncul dari salah satu ruko yang berada di bagian tengah deretan bangunan tersebut.“Sumber api belum diketahui. Informasi dari masyarakat, api berasal dari bagian tengah deretan ruko yang terbakar, tetapi belum diketahui asal maupun penyebabnya,” jelasnya.
Menurut Heriyanto, lokasi kejadian yang merupakan kawasan pertokoan padat dan saling berdekatan membuat kobaran api dengan cepat meluas. Kondisi ini mengharuskan pengerahan puluhan armada pemadam kebakaran dari berbagai wilayah untuk mencegah api makin menjalar.

Kebakaran di kawasan Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, terbakar pada Kamis (20/8) malam. (ANTARA/Narwati)
Sekitar 60 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Bantuan datang dari sejumlah wilayah di sepanjang jalur pantai utara Kalimantan Barat hingga dari arah Pontianak.
“Tim pemadam kurang lebih ada 60 unit. Mulai dari Sambas, Pemangkat, Selakau, Singkawang, Sungai Jawi, Wajok, kemudian dari arah Pontianak juga hadir, sampai Pinyuh, Peniti, Segedong, Purun, dan Mempawah,” urainya.
Berkat kerja keras tim gabungan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan pada Kamis malam. “Sekitar pukul 22.00 WIB sudah mulai pendinginan. Alhamdulillah,” pungkas Heriyanto.