Araghchi Kecam Komentar Pejabat AS soal Tersingkirnya Timnas Iran dari Piala Dunia

Tim Nasional Iran. (Instagram / @teammellifootball)

Araghchi Kecam Komentar Pejabat AS soal Tersingkirnya Timnas Iran dari Piala Dunia

Muhammad Reyhansyah • 1 July 2026 19:01

Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengecam pernyataan Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) Markwayne Mullin yang merayakan tersingkirnya Tim Nasional Iran dari Piala Dunia 2026. 

Araghchi menilai sikap tersebut menunjukkan AS tidak mencerminkan sikap yang semestinya dimiliki tuan rumah turnamen internasional.

Dalam unggahan di platform X pada Selasa, 30 Juni 2026, Araghchi menanggapi pernyataan Mullin yang mengaku senang melihat Iran tersingkir dari turnamen dan meninggalkan wilayah AS.

"'Mission Accomplished,' Tuan Mullin. Anda juga telah membuktikan kepada dunia bahwa Anda tidak pantas menjadi tuan rumah turnamen internasional," tulis Araghchi, dikutip dari Press TV, Rabu, 1 Juli 2026.

Sebelumnya, dalam pengarahan mengenai pengamanan Piala Dunia, Mullin mengatakan dirinya senang Iran telah tersingkir dari kompetisi.

"Saya senang mereka sudah selesai dan tidak akan kembali. Saya sangat senang ketika visa mereka dicabut dan mereka meninggalkan wilayah AS," ujar Mullin.

Kontroversi itu muncul setelah Timnas Iran menjalani sebagian besar turnamen dengan bermarkas di Tijuana, Meksiko, menyusul penolakan visa terhadap sejumlah anggota tim dan kendala logistik untuk berlatih di Arizona, AS.

Federasi Sepak Bola Iran menyatakan pernyataan Mullin memperkuat pengalaman yang dirasakan tim sepanjang turnamen.

Federasi menilai komentar tersebut menunjukkan tidak adanya komitmen terhadap prinsip-prinsip yang diharapkan dari negara penyelenggara ajang olahraga internasional.

Sebelum meninggalkan Meksiko, Timnas Iran menyampaikan pesan tertulis yang berisi ucapan terima kasih kepada warga Tijuana atas sambutan yang mereka terima selama berada di kota tersebut.

Tim berjuluk Team Melli itu juga mempertanyakan apakah seluruh peserta Piala Dunia memperoleh perlakuan dan standar profesional yang setara selama turnamen berlangsung.

Pelatih kepala Amir Ghalenoei sebelumnya juga menyebut Iran sebagai tim yang paling dirugikan sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Baca juga:  Usai Hadapi Belgia di Piala Dunia 2026, Timnas Iran Tinggalkan Surat Perdamaian-Dunia Olahraga

(Willy Haryono)