Prabowo: Koperasi Merah Putih Dibuat untuk Cegah Penyelewengan Subsidi

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Prabowo: Koperasi Merah Putih Dibuat untuk Cegah Penyelewengan Subsidi

Fachri Audhia Hafiez • 12 July 2026 17:02

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengamankan penyaluran barang bersubsidi agar tepat sasaran. Melalui wadah ini, distribusi pupuk hingga gas bersubsidi diharapkan dapat dipantau lebih ketat dan terhindar dari praktik penyelewengan.

“Karena banyak barang subsidi diselewengkan tidak sampai ke rakyat yang perlu. Tapi diatur-atur sedemikian. Bahkan banyak yang diselundupkan ke luar negeri,” ujar Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang bertajuk 'Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya', dipantau dari tayangan Breaking News Metro TV, Minggu, 12 Juli 2026.
 


Prabowo menjelaskan, kondisi ekonomi rakyat yang sedang sulit menuntut pemerintah untuk segera mengambil tindakan konkret dan cepat. Ia menolak pendekatan birokrasi yang terlalu panjang dan teoritis yang justru dapat menghambat bantuan sampai ke tangan masyarakat di 81 ribu desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

“Kita mulai rapat, kita mulai susun, kita mulai melancarkan. Ada beberapa pilihan kita bisa laksanakan dengan cara-cara biasa. Tapi rakyat yang susah tidak dalam keadaan biasa mereka memerlukan tindakan cepat kita tidak bisa dengan cara-cara biasa,” tegas Kepala Negara.


Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Prabowo menyoroti kelemahan proses administratif yang kerap memakan waktu bertahun-tahun melalui penyusunan naskah akademis hingga tahap uji coba (pilot project) yang tidak efisien. Menurutnya, menunda bantuan demi prosedur birokrasi yang rumit adalah hal yang tidak adil bagi rakyat.

"Kita harus berpikir besar, berpikir cerdas, berpikir praktis," tegas Prabowo.

(Fachri Audhia Hafiez)