PM Pakistan Desak AS dan Iran Patuhi MoU Islamabad

PM Pakistan Shehbaz Sharif. (Anadolu Agency)

PM Pakistan Desak AS dan Iran Patuhi MoU Islamabad

Willy Haryono • 11 July 2026 09:12

Islamabad: Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk menghormati komitmen mereka dalam Memorandum of Understanding (MoU) Islamabad di tengah meningkatnya kembali ketegangan antara kedua negara.

Dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Jumat, 10 Juli 2026, Sharif menyerukan kepada Teheran dan seluruh pihak terkait untuk menahan diri serta menghindari langkah-langkah yang dapat merusak kerangka perdamaian yang dimediasi Pakistan bulan lalu.

Mengutip pernyataan kantor Perdana Menteri Pakistan, Sharif menyebut MoU Islamabad sebagai kerangka perdamaian yang penting bagi stabilitas kawasan dan menegaskan perlunya menjaga momentum diplomasi yang telah dibangun selama beberapa bulan terakhir.

"Perdamaian harus segera dipulihkan dan seluruh pihak perlu menghormati komitmen yang telah disepakati," ujar pernyataan kantor Sharif, dikutip dari Yeni Safak, Sabtu, 11p Juli 2026.

Sharif menegaskan Pakistan tetap siap memainkan peran yang disebutnya sebagai mediator yang jujur dan tulus guna memfasilitasi dialog antara Washington dan Teheran.

Menurut dia, keberlangsungan gencatan senjata hanya dapat dijaga melalui keterlibatan diplomatik yang berkelanjutan dari seluruh pihak terkait.

Ia juga memperingatkan bahwa pecahnya kembali permusuhan akan menghapus berbagai kemajuan yang telah dicapai menuju saling pengertian dan kemakmuran bersama di kawasan.

Dalam pembicaraan tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan apresiasi kepada Pakistan atas kehadiran delegasinya dalam prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas pada hari pertama perang pada 28 Februari lalu.

Pezeshkian juga kembali menegaskan komitmen Iran terhadap proses perdamaian serta memuji dukungan konstruktif Pakistan dalam menjaga stabilitas kawasan.

Kedua pemimpin turut meninjau implementasi sejumlah kesepakatan yang dicapai saat kunjungan Pezeshkian ke Islamabad bulan lalu dan sepakat mempercepat tindak lanjut berbagai kerja sama bilateral.

Sharif dan Pezeshkian juga berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dan konsultasi mengenai berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama.

Baca juga:  Tiga Personel IRGC Tewas Akibat Serangan Udara AS di Iran

(Willy Haryono)