Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan Badan dan Doanya

Ilustrasi: Pexels

Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan Badan dan Doanya

Riza Aslam Khaeron • 24 March 2026 14:54

Jakarta: Mandi wajib (mandi junub) menjadi satu kewajiban setelah suami istri melakukan hubungan intim atau keluarnya air mani, serta setelah haid dan nifas bagi perempuan. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan hadas besar supaya diperbolehkan untuk beribadah kembali.

Dalam ajaran Islam, setelah suami istri melakukan hubungan intim, mereka dianjurkan untuk melaksanakan mandi wajib (mandi junub). Mandi wajib ini merupakan salah satu cara untuk menyucikan diri dari hadas besar.

Prosesnya bukan hanya sekadar mandi biasa, tetapi juga harus disertai niat, urutan mandi, dan juga bacaan doa mandi wajib setelah berhubungan.
 

Niat Mandi Wajib

Niat merupakan syarat sah dalam setiap ibadah yang pertama kali dilakukan, termasuk mandi wajib setelah berhubungan. Berikut lafal niatnya:

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhan lillahi ta'ala

Artinya: "Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta'ala."
 

Tata Cara Mandi Wajib

  1. Membaca niat.
  2. Mencuci kedua tangan hingga pergelangan sebanyak tiga kali.
  3. Membersihkan kemaluan dan area sekitar dengan tangan kiri.
  4. Mencuci tangan terlebih dahulu lalu berwudhu seperti hendak salat.
  5. Menyela rambut dan kulit kepala agar air menyentuh kulit.
  6. Menyiram kepala sebanyak tiga kali.
  7. Menyiram seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan, lalu sisi kiri.
  8. Meratakan air ke seluruh tubuh, termasuk sela-sela jari dan lipatan kulit.
 
Baca Juga:
Niat dan Tata Cara Salat Jamak Qashar saat Arus Balik Lebaran
 

Doa Setelah Mandi Wajib Setelah Berhubungan

Setelah melaksanakan mandi wajib, seorang muslim juga dianjurkan untuk membaca doa guna menyempurnakan ibadahnya dalam menyucikan diri. Berikut adalah bacaan doa setelah mandi wajib:

Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina.

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya."

Mandi wajib harus dilakukan untuk membersihkan diri dari hadas besar. Tanpa membersihkan diri dari hadas besar, aktivitas ibadah seperti salat atau membaca Al-Qur'an tidak bisa dianggap sah sesuai dengan aturan agama.

(Jessica Nur Faddilah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)