Klub Brasil Pecat Asisten Pelatih usai Meninju Wajah Striker

Ilustrasi by Medcom.id

Liga Dunia

Klub Brasil Pecat Asisten Pelatih usai Meninju Wajah Striker

Medcom • 1 August 2023 11:07

Rio de Janeiro: Klub Brasil, CR Flamengo memecat asisten pelatih, Pablo Fernández pada hari Minggu, 30 Juli 2023 setelah ia meninju wajah striker tim, Pedro. Selain itu, sang striker juga telah menuntut asisten pelatih tersebut.

Menurut sumber, Fernandez mengonfrontasi Pedro tentang sikapnya yang buruk setelah pemain itu duduk di bangku cadangan dengan tidak senang karena tidak masuk sebagai pemain pengganti selama pertandingan Serie A.

Sementara itu, menyusul serangan di ruang ganti, pihak Flamengo memutuskan bahwa posisi Fernandez tidak lagi dapat dipertahankan.

Namun, sumber mengatakan bahwa Jorge Sampaoli akan tetap menjadi manajer klub setelah pertemuan dengan wakil presiden Marcos Braz dan direktur Bruno Spindel pada Minggu malam.

Pedro yang berada di skuat Brasil untuk Piala Dunia 2022, mengatakan di media sosial bahwa Fernandez meninju mulutnya setelah pertandingan kejuaraan Brasil. Polisi Minas Gerais mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pelatih menamparnya tiga kali sebelum memukul.

Selanjutnya, striker tersebut juga mengonfirmasi di media sosial dia telah mengajukan tuntutan terhadap Fernandez.

“Kepengecutan fisik muncul setelah kepengecutan psikologis yang saya alami dalam beberapa pekan terakhir. Semoga Tuhan mengampuni seseorang yang percaya, pada tahun 2023, bahwa serangan fisik akan menyelesaikan masalah apa pun,” kata Pedro, dikutip dari ESPN.

Asisten pelatih tersebut yang juga merupakan pelatih kebugaran meminta maaf di media sosial pada hari Minggu, mengakui insiden tersebut dan menjelaskan bahwa dia bereaksi dalam "situasi stres tinggi".

“Saya bisa memulai kata-kata ini dengan ribuan cara, tetapi satu-satunya yang benar-benar masuk akal adalah meminta maaf kepada Pedro, kepada rekan setim, kepada para pekerja dan kepada Flamengo,” jelas Fernandez

“Persaingan tinggi seringkali membuat kita sakit. Situasi stres tinggi yang membuat kita bereaksi dan berpikir buruk. Saya tidak bermaksud menempatkan konteks ini sebagai alasan tetapi sebagai penjelasan,” lanjutnya.

Jauh sebelum kejadian pemecatan ini, Fernandez pernah diskors oleh Ligue 1 Prancis pada Agustus 2021 lalu lantaran dia meninju seorang penggemar saat perkelahian di pertandingan antara Marseille dan Nice. (Jennifer Carorine Gouw/ESPN)
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Alfa Mandalika)