Founder ESQ Corp Ary Ginanjar bersama Kepala BPIP Yudian Wahyudi saat Training Internalisasi BerAKHLAK dan Employer Branding bagi ASN BPIP di menara 165 Jakarta. Foto: Dok ESQ
BPIP Perkuat Internalisasi Pancasila Bagi ASN
16 December 2024 17:34
Jakarta: Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama ESQ Group menegaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila sebagai fondasi utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Komitmen ini diwujudkan melalui peresmian Prasasti Pancasila di Menara 165, Jakarta.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi, menyatakan bahwa peneguhan nilai-nilai Pancasila di pusat pengembangan karakter seperti Menara 165 merupakan langkah strategis untuk menjaga relevansi ideologi negara di tengah tantangan zaman.
Menurutnya, Pancasila harus menjadi landasan etik dan moral dalam setiap aspek kehidupan berbangsa, termasuk di lingkungan profesional dan birokrasi.
"Atas berkat rahmat Allah SWT yang Maha Kuasa, saya meresmikan Pancasila di Gedung Menara 165 Jakarta," kata Yudian saat meresmikan prasasti tersebut bersama Pendiri ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian.
Ary Ginanjar menekankan bahwa sejak didirikan pada 1 Juni 2005, Menara 165 dirancang sebagai pusat transformasi karakter yang menjadikan Pancasila sebagai arah kompas kepemimpinan.
Ia menilai, penguatan ideologi bukan sekadar simbolisme, melainkan kebutuhan mendesak agar SDM Indonesia memiliki daya saing yang berakar pada identitas nasional.
Sebagai langkah konkret penguatan ideologi, di hari yang sama digelar Training Internalisasi BerAKHLAK dan Employer Branding bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BPIP.
Program yang dijalankan oleh ACT Consulting International–ESQ ini bertujuan menyelaraskan nilai dasar ASN dengan butir-butir Pancasila guna menciptakan budaya kerja yang berintegritas.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Kepala BPIP Rima Agristina, Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto, serta jajaran Deputi BPIP.
Sinergi antara lembaga negara dan sektor swasta ini diharapkan dapat mempercepat internalisasi nilai-nilai kebangsaan secara masif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.