AI Dorong Transformasi Industri, Energi dan Data Jadi Fondasi

Acara Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026 di Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah.

AI Dorong Transformasi Industri, Energi dan Data Jadi Fondasi

Husen Miftahudin • 27 October 2026 18:14

Jakarta: Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mendorong transformasi industri dari digitalisasi proses menuju optimalisasi sistem operasional secara menyeluruh. Energi yang andal dan integrasi data menjadi fondasi penting dalam mendukung penerapan teknologi tersebut.
 
Chief Technology Officer Hitachi Energy Gerhard Salge mengatakan, energi menjadi fondasi utama transformasi industri seiring meningkatnya kebutuhan listrik untuk mendukung perkembangan AI, otomatisasi, dan pusat data.
 
"Fondasi untuk segalanya adalah energi. Bagi negara seperti Indonesia, sangat penting untuk memiliki pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan," ucap Gerhard dalam acara Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026 di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.
 
Menurut Gerhard, perkembangan teknologi membuat industri beralih dari sistem yang terpisah menuju sistem otomatisasi yang saling terhubung. Data operasional kini semakin banyak dimanfaatkan untuk analisis berbasis AI, optimalisasi, dan pembelajaran guna mendukung proses industri.
 

 

AI dan virtual twin bantu optimalkan sistem industri

 
Director, Cities and Public Services, Asia Pacific South, Dassault Systèmes Aik Hock Ng mengatakan, tahap berikutnya dari transformasi industri bukan hanya mendigitalisasi operasi, tetapi juga memanfaatkan AI dan virtual twin untuk memodelkan sistem industri secara menyeluruh sebelum diterapkan di dunia nyata.
 
"Dengan AI yang dikombinasikan dengan virtual twin, kita dapat memodelkan keseluruhan sistem industri yang kompleks, memahami cara kerjanya, dan mengeksplorasi berbagai skenario sebelum menerapkannya di dunia nyata," ucap Aik Hock.
 
Ia menjelaskan, pendekatan tersebut memungkinkan perusahaan beralih dari optimalisasi aset individual menuju optimalisasi sistem secara terintegrasi. Kinerja pabrik, jaringan transportasi, dan pusat data, misalnya, saling bergantung pada interaksi antara manusia, energi, infrastruktur, dan perusahaan.

Inggris Luncurkan Rencana Pendanaan Keamanan AI USD800 Juta

(Ilustrasi. Foto: Freepik)

 

Integrasi data jadi faktor penting

 
Selain teknologi simulasi, integrasi data menjadi faktor penting untuk mendukung pengambilan keputusan di sepanjang rantai pasok. Data yang terhubung memungkinkan perusahaan menyesuaikan operasional ketika terjadi gangguan transportasi atau distribusi sehingga risiko terhentinya produksi dapat diminimalkan.
 
Meski demikian, penerapan AI juga membutuhkan kejelasan tata kelola, terutama dalam menentukan kewenangan sistem otomatis untuk mengambil keputusan. Perusahaan perlu menetapkan batas tindakan yang dapat didelegasikan kepada mesin serta memastikan mekanisme pengawasan berjalan dengan baik. (Tiaranissa Juliansyah)

(Husen Miftahudin)