Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres/Rusman
Presiden FIFA Terkesan Visi Sepak Bola Prabowo
Gabriella Thesa Widiari • 5 October 2026 18:16
Jakarta: Presiden FIFA Gianni Infantino terkesan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan sepak bola sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Hal itu tersebut disampaikan usai pertemuan resmi di Istana Negara, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Infantino menilai Kepala Negara memiliki kecintaan mendalam serta pemahaman komprehensif terhadap dinamika olahraga sepak bola.
“Beliau adalah penggemar sepak bola yang luar biasa. Beliau sangat mencintai sepak bola dan sangat memahaminya. Karena beliau mencintai sepak bola, tetapi juga mencintai negaranya,” ujar Infantino, dalam keterangan tertulis, Senin 5 Oktober 2026.
“Beliau sangat memahami apa yang perlu dilakukan di negaranya dan bagaimana sepak bola, serta olahraga secara umum, dapat digunakan untuk memberikan dampak positif bagi negara,” kata Infantino.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai arah kebijakan dan investasi infrastruktur olahraga secara mendalam. Fokus pembahasan meliputi pembangunan serta modernisasi stadion, penyediaan lapangan latihan, hingga pembinaan di tingkat sekolah.
“Kami membahas strategi dan visi secara umum di Indonesia, termasuk investasi di stadion, lapangan sepak bola, sekolah, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan olahraga dan sepak bola,” kata Infantino.
Infantino menegaskan bahwa FIFA akan terus memperkuat kolaborasi bersama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Kerja sama ini difokuskan pada berbagai proyek pengembangan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Menurutnya, Indonesia merupakan negara sepak bola dengan potensi besar yang sangat berorientasi pada masa depan. Hal inilah yang menyelaraskan visi strategis antara pemerintah Indonesia, PSSI, dan induk organisasi sepak bola dunia tersebut.
“Indonesia adalah negara yang luar biasa, negara sepak bola, sekaligus negara yang berorientasi ke masa depan dan berinvestasi untuk masa depan negara. Karena itu, sepak bola jelas menjadi bagian integral dari visi presiden, federasi, dan FIFA,” ujar Infantino.

Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino (kiri) bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres
Lebih lanjut, Infantino menyoroti lompatan besar perbaikan tata kelola sepak bola nasional dalam beberapa tahun terakhir. Keberhasilan transformasi ini terlihat dari peningkatan investasi, kemandirian finansial kompetisi, hingga pembinaan usia dini yang semakin terstruktur.
“Beberapa tahun lalu, situasi sepak bola di Indonesia cukup rumit. Namun, Erick Thohir datang dan bersama timnya melakukan transformasi terhadap federasi. Sekarang ada investasi dalam sepak bola, ada tata kelola, ada kompetisi yang menghasilkan pendapatan, dan ada kompetisi usia muda,” kata Infantino.