Top Economy edisi Gubernur BI Bicara Rupiah. Dok. Metro TV
Langkah Gubernur BI Respons Polemik MSCI
Muhamad Marup • 28 October 2026 14:20
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, menyebut, pihaknya juga terlibat untuk merespons adanya polemik indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Ketika ada laporan yang menyebut pasar saham Indonesia akan turun klasifikasi, pihaknya beserta lembaga terkait segera melakukan rapat.
"Kita ada KSSK ya, Komite Stabilitas Sistem Keuangan, di mana anggotanya, ketua komitenya atau koordinatornya ke Menteri Keuangan, kemudian ada Bank Indonesia, ada OJK, dan ada LPS. Dan kita merapat, kita membahas itu, apa nih langkah yang harus diambil," ujar Destry, dalam program Top Economy Metro TV, Selasa, 27 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga yang berwenang atas isu tersebut langsung merespons cepat. Meski begitu, lembaga-lembaga lain juga langsung mengambil langkah antisipasi mencegah dampak isu tersebut meluas.
"Kita langsung paling nggak saling memperkuat diri, apa kita mengantisipasi dampaknya kemana-kemana di seluruhnya," jelasnya.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti dalam program Top Economy edisi Gubernur BI Bicara Rupiah. Dok. Metro TV
Destry mengungkapkan, langkah yang diambil BI yaitu memonitor posisi rupiah dan mengupayakan stabilitas. Ia menyebut, ada estimasi bahwa ada potensi kehilangan rupiah sebesar Rp9 triliun dalam dua hari usai adanya isu tersebut.
Pihaknya mengantisipasi potensi negatif tersebut. Meski begitu, tidak ada kehilangan sebesar estimasi yang terjadi.
"Memang sebenarnya net debt-nya nggak tercapai sebesar itu. Jadi artinya mungkin sebagian masih ada di dalam, masih di Indonesia," katanya.
Baca Juga :
BI Dukung Pemerintah Perkuat Ekspor
"Kita sudah melakukan apa yang memang seharusnya kita lakukan ya. Dan yang kita lihat sejauh ini juga memang sudah dilakukan teman-teman di OJK," ucapnya.