Apakah 1 Muharam Hari Libur Nasional? Ini Jadwal Libur Tahun Baru Islam 1448 H

Ilustrasi freepik

Apakah 1 Muharam Hari Libur Nasional? Ini Jadwal Libur Tahun Baru Islam 1448 H

Putri Purnama Sari • 7 June 2026 11:10

Jakarta: Menjelang datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, banyak masyarakat mulai mencari informasi mengenai jadwal libur nasional pada bulan Juni 2026. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah, apakah 1 Muharam termasuk hari libur nasional? Berikut informasinya.

Pemerintah telah menetapkan 1 Muharam 1448 Hijriah atau Tahun Baru Islam sebagai salah satu hari libur nasional tahun 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperingati awal tahun baru Hijriah sekaligus melakukan refleksi dan meningkatkan ibadah.

Apakah 1 Muharam Libur Nasional?

1 Muharam merupakan hari libur nasional di Indonesia. Pada tahun 2026, peringatan Tahun Baru Islam 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Penetapan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati libur pada tanggal tersebut untuk memperingati Tahun Baru Islam.
 

Apakah Ada Cuti Bersama 1 Muharam 2026?

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, peringatan Tahun Baru Islam pada 16 Juni 2026 tidak disertai dengan cuti bersama. Artinya, masyarakat hanya mendapatkan satu hari libur nasional yang jatuh pada hari Selasa tanpa tambahan hari libur sebelum maupun sesudah tanggal tersebut.

Artinya, masyarakat hanya memperoleh libur pada Selasa, 16 Juni 2026, tanpa tambahan hari libur sebelum atau sesudah tanggal tersebut.

Makna 1 Muharam bagi Umat Islam

1 Muharam merupakan hari pertama dalam kalender Hijriah yang menandai dimulainya tahun baru Islam. Bulan Muharam juga termasuk salah satu dari empat bulan suci dalam Islam yang memiliki keistimewaan tersendiri.

Pergantian tahun Hijriah sering dimanfaatkan umat Islam untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak ibadah, serta merencanakan berbagai kebaikan di tahun yang baru.

(Fachri Audhia Hafiez)