KBRI di Warsawa selenggarakan Indonesia–Poland Tourism Business Forum 2026. Foto: KBRI Warsawa
KBRI Warsawa Gelar Tourism Business Forum, Potensi Transaksi Tembus USD7,5 Juta
Muhammad Reyhansyah • 12 March 2026 17:10
Jakarta: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Warsawa mencatat potensi transaksi sebesar USD7,5 juta melalui penyelenggaraan Indonesia–Poland Tourism Business Forum 2026 yang digelar di Warsawa pada 9 Maret 2026.
Forum tersebut mempertemukan pelaku industri pariwisata dari kedua negara dan menghasilkan 693 pertemuan bisnis atau business matching antara pelaku usaha pariwisata Indonesia dan Polandia.
Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Warsawa Agus Heryana mengatakan forum tersebut menunjukkan bahwa kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Polandia tetap memiliki prospek yang kuat meski situasi global tengah menghadapi berbagai tantangan.
“Forum ini menunjukkan bahwa meskipun situasi global penuh tantangan, kerja sama pariwisata Indonesia–Polandia tetap memiliki prospek yang sangat kuat,” ujar Agus dalam keterangan yang diterima Metrotvnews.com Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan keempat dan menjadi salah satu platform utama bagi pelaku industri pariwisata kedua negara untuk menjajaki peluang kerja sama konkret sekaligus memperluas pasar wisatawan Polandia ke Indonesia.
Dalam forum tersebut, KBRI Warsawa bekerja sama dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) menghadirkan 21 pelaku industri pariwisata Indonesia sebagai penjual (sellers), yang terdiri dari operator tur serta perwakilan hotel dari berbagai destinasi unggulan seperti Bali, Lombok, Sumatera Utara, dan Bangka Belitung.

Sementara itu, sebanyak 33 pelaku industri pariwisata Polandia berpartisipasi sebagai pembeli (buyers) untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan paket wisata, promosi destinasi, hingga perluasan pasar wisatawan Polandia ke Indonesia.
Potensi transaksi yang tercatat dalam forum tahun ini meningkat 79 persen dibandingkan capaian pada 2025 yang mencapai USD 4,23 juta.
Peningkatan tersebut mencerminkan meningkatnya minat pasar Polandia terhadap destinasi wisata Indonesia.
Meskipun jumlah peserta forum sempat terdampak oleh dinamika geopolitik global yang mempengaruhi mobilitas sebagian peserta internasional, permintaan pasar Polandia terhadap pariwisata Indonesia dinilai tetap kuat.
Capaian Strategis Pariwisata Indonesia-Polandia
Dalam beberapa tahun terakhir, KBRI Warsawa secara aktif mendorong promosi pariwisata Indonesia di pasar Polandia melalui berbagai inisiatif diplomasi ekonomi, termasuk memfasilitasi business matching antara pelaku industri pariwisata kedua negara serta menjalin kerja sama dengan sejumlah maskapai penerbangan internasional guna memperluas konektivitas perjalanan wisata.Promosi pariwisata Indonesia juga dilakukan melalui berbagai kanal publik, seperti penayangan materi promosi pada layar digital di moda transportasi publik serta kolaborasi dengan media lokal, komunitas bisnis, dan komunitas seni.
Selain itu, KBRI Warsawa turut aktif berpartisipasi dalam pameran pariwisata internasional di Polandia dan berbagai festival budaya untuk memperluas eksposur destinasi wisata Indonesia di pasar Eropa.
Upaya promosi tersebut juga diperkuat melalui peresmian Bali Indah Park di Dolina Charlotty, S?upsk, yang menjadi salah satu ikon promosi budaya Indonesia di Polandia.
Berbagai langkah diplomasi ekonomi tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah wisatawan Polandia ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2025 tercatat sebanyak 68.100 wisatawan Polandia berkunjung ke Indonesia, meningkat dari 41.988 wisatawan pada 2023 dan 53.907 wisatawan pada 2024.
Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 62,2 persen dibandingkan 2023 sekaligus menjadi rekor tertinggi kunjungan wisatawan Polandia ke Indonesia sejak 2017.
Capaian tersebut juga menempatkan Polandia sebagai salah satu pasar wisata potensial bagi Indonesia di kawasan Eropa.
Ke depan, KBRI Warsawa menyatakan akan terus memperkuat diplomasi dan promosi pariwisata Indonesia di Polandia guna memperluas pasar wisatawan Eropa sekaligus meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.