Ilustrasi ledakan. (Medcom.id)
Ledakan Guncang Pangkalan Militer di Bolivia, 10 hingga 15 Orang Tewas
Willy Haryono • 5 September 2026 10:20
La Paz: Sebanyak 10 hingga 15 orang tewas setelah ledakan terjadi di sebuah pangkalan militer di Kota Viacha, Bolivia, menurut pejabat kesehatan setempat.
Direktur kesehatan Rita Nebraska mengatakan kepada stasiun televisi Noticias Bolivision bahwa sedikitnya 10 orang dan kemungkinan hingga 15 orang meninggal dunia akibat ledakan tersebut.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Bolivia Ernesto Justiniano mengatakan sedikitnya 58 orang terluka dalam insiden yang terjadi di barak militer pada Jumat kemarin. Sebagian besar korban luka merupakan warga sipil.
Dikutip dari TRT World, Sabtu, 5 September 2026, ledakan terjadi sekitar pukul 14.30 waktu setempat atau 18.30 GMT di area yang digunakan untuk menyimpan kembang api. Justiniano mengatakan 52 dari 58 korban luka merupakan warga sipil, sementara sisanya adalah personel militer.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap hitam tebal membubung dari kompleks barak yang berada di pusat Kota Viacha. Justiniano mengatakan tim penyelamat telah menangani para korban luka dan mendampingi keluarga mereka.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Bolivia melaporkan adanya kerusakan pada sejumlah infrastruktur akibat ledakan tersebut, tetapi saat itu menyatakan tidak ada korban luka.
Penyelidikan telah dibuka untuk mengetahui penyebab ledakan.
Viacha terletak sekitar 30 kilometer di barat daya La Paz, ibu kota administratif Bolivia. Kota tersebut memiliki populasi sekitar 100.000 jiwa.
Baca juga: Pesawat Militer Bolivia Pembawa Uang Jatuh di Dekat La Paz, 15 Orang Tewas