Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia. Foto: BPMI Setpres
EEF ke-11, Presiden Prabowo Dorong Perdagangan RI-Rusia Naik Dua Kali Lipat
Muhammad Reyhansyah • 3 September 2026 15:44
Vladivostok: Presiden Prabowo Subianto mendorong Indonesia dan Rusia menggandakan nilai perdagangan bilateral kedua negara seiring rencana berlakunya Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia (I-EAEU FTA) pada awal 2027.
Prabowo menyampaikan hal tersebut saat memberikan pidato pembukaan dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026.
Ia menyebut perdagangan bilateral Indonesia dan Rusia pada 2025 telah mendekati USD5 miliar. Angka tersebut meningkat 21,7 persen dibandingkan 2024 dan 33,7 persen dibandingkan 2023.
"Indonesia dan Rusia menetapkan tantangan yang jelas bagi diri kita sendiri. Untuk menggandakan perdagangan dalam periode peninjauan pertama Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia," ujar Prabowo, dikutip dari siaran langsung yang diunggah Viory.
Prabowo menilai momentum tersebut semakin terbuka dengan akan berlakunya I-EAEU FTA.
Menurut dia, perjanjian tersebut akan memperkuat hubungan bisnis Indonesia dan Rusia sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi perusahaan-perusahaan Eurasia untuk masuk ke pasar ASEAN melalui Indonesia.
Indonesia, kata Prabowo, merupakan pasar terbesar di ASEAN sekaligus menjadi salah satu hub dalam kawasan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).