Presiden Prabowo Subianto. Foto- Tangkapan layar Youtube Setpres
Presiden Prabowo akan Hadiri Agenda Asosiasi Petroleum Indonesia
Achmad Zulfikar Fazli • 19 May 2026 22:28
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri kegiatan yang diselenggarakan Indonesian Petroleum Association (IPA). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pemerintah dalam memperkuat sektor energi nasional.
"Presiden akan menghadiri pameran para pengusaha-pengusaha minyak Indonesian Petroleum Association," ujar Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, di Kantor Staf Kepresidenan, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 19 Mei 2026.
Dudung menjelaskan kehadiran Presiden Prabowo dalam kegiatan tersebut merupakan partisipasi pada pameran sekaligus pertemuan para pelaku industri minyak dan gas, termasuk pengusaha energi dari kawasan ASEAN.
"Jadi banyak pengusaha-pengusaha minyak di ASEAN yang akan hadir," kata Dudung.
%20Dudung%20Abdurachman%20memberikan%20keterangan%20media%20di%20Kantor%20Staf%20Kepresidenan%2C%20Kompleks%20Istana%20Kepresidenan%2C%20Jakarta%2C%20Selasa%20(19_5_2026)_%20(ANTARA_HO-Dokumentasi%20Pribadi).jpeg)
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman memberikan keterangan media di Kantor Staf Kepresidenan, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)
Baca Juga:
IPA Convex 2026 Dorong Kolaborasi Perkuat Ketahanan Energi Nasional |
Peresmian IPA Convention and Exhibition (IPA Convex) akan dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Dalam kegiatan ini bakal dilaksanakan sejumlah kontrak strategis, dan laporan Menteri ESDM.
Forum tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama industri energi regional serta menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga ketahanan energi dan meningkatkan investasi sektor minyak dan gas.
Selain agenda tersebut, Dudung menyampaikan Presiden Prabowo memiliki jadwal lain bersama lembaga legislatif. Dia mengatakan pemerintah akan mengikuti rapat dengar pendapat di DPR guna membahas perkembangan ekonomi nasional terkini.
"Untuk kegiatan yang di DPR itu akan dengar pendapat dengan DPR, membicarakan masalah perkembangan ekonomi saat ini," ujar Dudung.