Masjid Jogokaryan, Kota Yogyakarta. Metro TV
Masjid Jogokaryan Yogyakarta Kebanjiran Hewan Kurban, 78 Sapi dan 2 Ekor Berbobot 1 Ton
Metro TV • 26 May 2026 18:20
Yogyakarta: Perayaan Hari Raya Iduladha 2026 di Masjid Jogokaryan, Kota Yogyakarta, dipadati hewan kurban. Tercatat sebanyak 78 ekor sapi kurban telah terdaftar di masjid yang berlokasi di Kecamatan Mantrijeron tersebut. Dua ekor sapi di antaranya dengan bobot masing-masing 1,1 ton diarak menuju masjid.
Kedua sapi tersebut merupakan sapi jenis Belgia dengan bobot masing-masing 1,1 ton. Hewan kurban ini berasal dari seorang pengusaha yang berada di Jakarta. Kedatangannya langsung mendapat sambutan antusias dari warga sekitar. Warga pun tampak penasaran dan berbondong-bondong untuk melihat sapi kurban berukuran besar tersebut.
Pada Hari Raya Kurban tahun ini, Masjid Jogokaryan mendapatkan jatah sapi kurban terbanyak sepanjang sejarahnya, yakni sebanyak 78 ekor sapi kurban yang telah terdaftar. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah sapi kurban di Masjid Jogokaryan hanya mencapai 65 ekor.
Ketua 2 Takmir Masjid Jogokaryan, Ustaz Subhan Rizali Nur, mengungkapkan pihaknya telah membuka pendaftaran hewan kurban sejak satu bulan yang lalu, baik untuk hewan kurban sapi maupun kambing.
"Untuk jumlah hewan kambing kurban, pihak masjid belum dapat memastikan karena pendaftaran kambing masih dibuka hingga esok pagi," ujar Subhan di Yogyakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
Subhan menjelaskan, untuk pendistribusian daging kurban akan diprioritaskan bagi warga sekitar masjid terlebih dahulu. Meski demikian, pihak masjid juga telah menerima sebanyak kurang lebih 300 surat permohonan daging kurban dan telah menyetujui sekitar 70 permohonan distribusi daging kurban ke luar wilayah.
"Jika nantinya daging kurban masih tersisa atau melebihi kapasitas, akan kami olah menjadi berbagai bahan olahan daging yang bersifat awet," kata Subhan.
Dengan cara tersebut, proses pendistribusian daging kurban ke luar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta bisa berlangsung aman tanpa harus khawatir daging kurban menjadi basi atau rusak di perjalanan. (Nuzul)

Ilustrasi Medcom.id