Gelombang Tinggi Terjang Bantul, 55 Hektare Sawah Terendam

Puluhan hektare lahan pertanian di Kabupaten Bantul terendam. Dokumentasi/media sosial

Gelombang Tinggi Terjang Bantul, 55 Hektare Sawah Terendam

Ahmad Mustaqim • 14 August 2026 22:14

Bantul: Puluhan hektare lahan pertanian di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terendam air akibat gelombang tinggi. Kondisi tersebut terjadi di Kecamatan Kretek dan Kecamatan Sanden.

"Total ada sekitar 55 hektare lahan pertanian terendam akibat gelombang tinggi pada Rabu malam," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Gelombang tinggi terjadi hampir merata di kawasan pesisir selatan DIY, termasuk Kabupaten Bantul. Menurut Joko, tergenangnya puluhan hektare lahan pertanian tersebut disebabkan oleh saluran air yang tertutup oleh pasir.

Data DKPP Kabupaten Bantul menyebutkan 50 hektare lahan yang tergenang merupakan sawah dengan tanaman padi. Sementara itu, seluas lima hektare sisanya merupakan lahan pertanian dengan tanaman bawang merah.

"Salurannya sudah sempat dibuka, tetapi kembali tersumbat akibat gelombang tinggi," kata dia.

Puluhan hektare lahan pertanian di Kabupaten Bantul terendam. Dokumentasi/media sosial

Joko mengatakan DKPP harus menggunakan alat berat, yakni ekskavator, untuk membuat saluran air baru. Menurut dia, cara manual tidak cukup untuk menangani situasi tersebut.

Joko menyatakan kondisi ini beberapa kali terjadi ketika ada gelombang tinggi. Ia mengatakan gelombang tinggi biasa terjadi pada medio Agustus–September.

(Lukman Diah Sari)