Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar TV Parlemen.
Presiden Prabowo: Investasi dan Ekonomi Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Global
Eko Nordiansyah • 14 August 2026 10:55
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyebut investasi dan ekonomi Indonesia tetap tumbuh baik di tengah kondisi gejolak global. Pemerintah menyadari dunia sedang menghadapi konflik geopolitik, perang dagang, perang terbuka di Eropa, di Timur Tengah, dan berbagai tempat lain di dunia.
Dalam keadaan seperti ini, Prabowo mengatakan Indonesia harus semakin mampu berdiri di atas kaki kita sendiri. Menurutnya, Indonesia tidak bisa bergantung saat gejolak dunia dipenuhi ketidakpastian.
"Kita harus bisa mandiri, kita tidak boleh tergantung pasokan-pasokan dari luar karena kalau situasi tiba-tiba berubah ke arah yang lebih jelek kita tetap harus survive," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan Presiden di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
"Alhamdulillah, karena kerja keras kita, karena kepercayaan rakyat kepada pemerintah, di tengah ketidakpastian global, investasi tetap tumbuh," ujar dia.
.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar TV Parlemen.
Ekonomi Tetap Tumbuh
Prabowo mengungkapkan, ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 tumbuh 5,61 persen, dan pada semester I 2026 tumbuh 5,45 persen. Menurut Kepala Negara, realisasi pertumbuhan ekonomi ini adalah pertumbuhan kuartal I dan pertumbuhan semester I tertinggi dalam 13 tahun terakhir.Meski begitu, Presiden menegaskan di hadapan majelis Sidang Tahunan ini jika pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Ia menyebut, tujuan akhir dari semua upaya pemerintah adalah kesejahteraan rakyat.
"Pertumbuhan tinggi tidak bisa dinikmati oleh rakyat kita, kebanyakan tidak bermanfaat bagi kita. Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita, terutama rakyat kita yang paling bawah. Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin," tegas Prabowo.