Waspada! Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di 8 Kabupaten Sultra Hari Ini

Ilustrasi - Warga memakai payung saat hujan terjadi, Kendari, Sulawesi Tenggara. ANTARA FOTO/Jojon/hp/pri.

Waspada! Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di 8 Kabupaten Sultra Hari Ini

Whisnu Mardiansyah • 1 May 2026 09:50

Kendari: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan tersebut dapat disertai guntur dan angin kencang pada Jumat, 1 Mei 2026.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan terjadi terutama pada siang, sore, hingga dini hari di sejumlah kabupaten dan kota.

"Berdasarkan analisis cuaca per 1 Mei 2026, peringatan dini kami tujukan untuk wilayah Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Bombana, Konawe Utara, Konawe, Konawe Selatan, dan Buton pada siang hingga sore hari," kata Faizal Habibie saat dihubungi di Kendari, seperti dilansir Antara, Jumat, 1 Mei 2026.

Ia menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir juga diprediksi berlanjut hingga dini hari. Kondisi ini khususnya terjadi di wilayah Kabupaten Konawe Utara. Adapun rincian prakiraan cuaca di Bumi Anoa pada hari ini, Faizal menjelaskan pada pagi hari berpotensi hujan ringan di wilayah Kolaka, Kendari, Baubau, dan Wakatobi. Kemudian untuk siang dan sore hari, selain wilayah yang masuk dalam peringatan dini, hujan ringan juga berpotensi terjadi di wilayah Muna, Muna Barat, dan Buton Utara.
 


"Sedangkan untuk malam hari berpotensi hujan ringan di wilayah Kendari, Konawe Kepulauan, dan Buton. Kemudian dini hari berpotensi hujan sedang di wilayah Konawe Utara serta hujan ringan di wilayah Bombana," kata Faizal Habibie.

BMKG mencatat parameter lingkungan saat ini menunjukkan suhu udara berada pada rentang 23 hingga 32 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara mencapai 65 hingga 95 persen.


Ilustrasi Medcom.id

"Angin diprakirakan bertiup dari arah Timur Laut menuju Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 kilometer per jam," ungkap Faizal Habibie.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, maupun berkurangnya jarak pandang bagi para pengguna jalan saat hujan deras berlangsung.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)