Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran lahan di Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Kalimantan Barat pada Kamis (27/8/2026). ANTARA/Narwati
200 Pompa Dikirim ke Kalimantan untuk Dukung Penanganan Karhutla
Naufal Zuhdi • 28 August 2026 09:03
Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) mengirim 200 unit pompa air ke empat provinsi di Kalimantan untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini dilakukan atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
“Yang terpenting adalah Bapak Presiden menelepon kami untuk mengirim pompa. Malam magrib kami ditelepon beliau, besoknya pompanya sudah dikirim,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat, 28 Agustus 2026.
Pompa itu dikirim masing-masing sebanyak 50 unit ke Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Menurut Amran, pompa yang dikerahkan tidak hanya memiliki fungsi darurat untuk membantu pemadaman. Setelah penanganan karhutla selesai, peralatan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian dan perkebunan, termasuk kebutuhan irigasi.
“Iya, pemadaman dan juga bisa difungsikan itu nanti setelah Insyaallah untuk pemadaman, itu bisa difungsikan juga pekebun dan petani untuk irigasi,” ujar Mentan Amran.
Presiden Prabowo Subianto mendatangi lokasi kebakaran di sejumlah wilayah seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Sumatra Selatan. Salah satu arahannya, mengerahkan mesin pompa untuk mengoptimalkan pemadaman.

Kondisi kebakaran lahan di Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur belum lama ini. ANTARA/HO-BPBD Kotim
Selain itu, berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menangani karhutla, mulai dari penyiraman melalui helikopter dengan metode water bombing, optimalisasi pemadaman darat untuk titik-titik api yang sulit dijangkau, peningkatan operasi modifikasi cuaca, serta sinergi berbagai pihak.
Pengiriman pompa menjadi bagian dari dukungan Kementan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan. Dengan pengerahan peralatan secara cepat, pemerintah memastikan kebutuhan penanganan di lapangan dapat segera diperkuat sekaligus menjaga agar sarana yang dikerahkan tetap memiliki manfaat bagi sektor pertanian setelah kondisi kembali normal.