Karhutla Riau Terkendali, Titik Panas Turun Drastis

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan ketika melaporkan penanganan hukum kasus karhutla kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat di Pekanbaru. ANTARA/HO-YouTube Sekretariat Presiden

Karhutla Riau Terkendali, Titik Panas Turun Drastis

Lukman Diah Sari • 27 August 2026 17:55

Pekanbaru: Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau menunjukkan kemajuan signifikan. Kapolda Riau, Irjen Herry Haryawan, mengungkapkan adanya penurunan drastis jumlah titik panas (hotspot) pada Kamis, 27 Agustus 2026.

"Hanya tersisa 79 titik panas yang tersebar di beberapa wilayah," ujar Herry di Pekanbaru, Kamis, 27 Agustus 2026.

Herry mengungkapkan untuk karhutla di wilayah Kerumutam, sudah nihil setelah dilakukan upaya kolaboratif dan operasi modifikasi cuaca (OMC). Namun, pihaknya masih mendeteksi munculnya titik api di Pangkalan Kerinci. 

"Ada beberapa titik api, titik panas yang ada di situ. Tetapi yang perlu kita antisipasi muncul lagi di Kabupaten Siak," jelas dia.

Anggota Tim Manggala Agni melakukan pemadaman di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau yang luasnya mencapai 702 hektare. ANTARA/HO-Manggala Agni Daerah Operasi Rengat.

Selanjutnya di Kabupaten Siak ada 13 titik panas dengan kategori medium. Pihaknya bersama tim gabungan segera mengerahkan personel untuk membantu pemadaman sekaligus membuat sumur bor dan kanalisasi. 

"Kemudian yang perlu menjadi atensi, itu yang ada di Kabupaten Indra Giri Hilir. Di sana ada 17 hotspot yang tersebar di dua kecamatan, baik itu Simpang Gaung, kemudian satu lagi, yang sampai saat ini masih kita lakukan upaya-upaya pendinginan secara bersama," jelas Herry..

(Lukman Diah Sari)