Ilustrasi. Foto: dok Pegadaian.
Apa Itu Biaya Peluang? Ini Cara Menghitung dan Contohnya
Husen Miftahudin • 26 August 2026 19:42
Jakarta: Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang sering dihadapkan pada beberapa pilihan yang harus ditentukan. Ketika memilih satu pilihan, ada pilihan lain yang harus dikorbankan. Hal tersebut dikenal sebagai biaya peluang atau opportunity cost.
Biaya peluang merupakan nilai dari kesempatan terbaik yang harus dilepaskan ketika seseorang memilih pilihan lain. Konsep ini dapat digunakan dalam berbagai keputusan, seperti dalam menggunakan uang, memilih pekerjaan, hingga menentukan kegiatan yang akan dilakukan.
Pentingnya biaya peluang
Memahami biaya peluang dapat membantu seseorang untuk mengambil keputusan lebih rasional ketika dihadapkan pada sumber daya yang terbatas.
Dengan mempertimbangkan manfaat dari pilihan yang ditinggalkan, seseorang dapat menentukan alternatif lain yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan.
Cara menghitung biaya peluang
Pada dasarnya, biaya peluang tidak memiliki rumus khusus. Cara menghitungnya yakni dengan menentukan nilai tertinggi dari alternatif yang tidak dipilih.
Artinya, jika terdapat beberapa pilihan yang harus dikorbankan, maka nilai dari pilihan terbaik yang ditinggal adalah biaya peluangnya.
Dilansir dari laman Ruangguru, berikut cara menghitung biaya peluang secara sederhana:
Biaya peluang = nilai alternatif terbaik yang tidak dipilih
Perlu diperhatikan, biaya peluang bukan hasil dari menjumlahkan seluruh pilihan yang ditinggalkan. Melainkan, hanya menghitung nilai tertinggi dari alternatif yang tidak dipilih.

(Ilustrasi: Freepik)
Contoh biaya peluang
Untuk lebih memahami cara menghitung biaya peluang, berikut contoh kasus yang dikutip dari Ruangguru:
Rani dihadapkan pada tiga pilihan, yaitu:
- Menerima beasiswa dari kampus Amerika sebesar Rp2 miliar per tahun.
- Menerima beasiswa dari kampus Jepang sebesar Rp1 miliar per tahun.
- Menerima beasiswa dari kampus Indonesia sebesar Rp300 juta per tahun.
Dalam kasus ini, Rani memilih beasiswa dari kampus Amerika sebesar Rp2 miliar per tahun. Dengan pilihan tersebut, Rani harus melepaskan kesempatan mendapatkan beasiswa dari Jepang sebesar Rp1 miliar per tahun. Jadi, biaya peluang Rani adalah Rp1 miliar per tahun.
Dengan memahami biaya peluang, seseorang dapat lebih cermat dalam menentukan pilihan. Perhitungan tersebut dapat membantu mempertimbangkan manfaat dari setiap pilihan sehingga keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan. (Tiaranissa Juliansyah)