BP BUMN Arahkan Bank Himbara Fokus Biayai Hilirisasi dan UMKM

Ilustrasi, gedung bank-bank Himbara. Foto: dok BRI.

BP BUMN Arahkan Bank Himbara Fokus Biayai Hilirisasi dan UMKM

Husen Miftahudin • 16 June 2026 20:40

Jakarta: Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dony Oskaria menyatakan industri manufaktur, program hilirisasi sumber daya alam (SDA), pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan UMKM menjadi sektor prioritas pembiayaan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara.

Menurut Dony, dukungan pembiayaan perlu terus diarahkan ke sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, serta memberi dampak langsung bagi masyarakat.

"Dukungan pembiayaan harus terus diarahkan kepada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Dony dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 16 Juni 2026.

Selain sektor utama tersebut, Dony mengatakan sektor lain yang memiliki efek berganda (multiplier effect) tinggi terhadap perekonomian nasional juga masuk dalam prioritas penyaluran pembiayaan Himbara.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat peran sektor perbankan dalam mendukung agenda pembangunan serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Arahan itu disampaikan Dony dalam rapat bersama Komisaris Utama dan Direktur Utama bank-bank Himbara pada Senin, 15 Juni 2026.
 

Baca juga: Danantara Rampungkan Konsolidasi, Laporan Keuangan Ditargetkan Terbit Akhir Juni


(Ilustrasi, gedung BP BUMN. Foto: dok Humas Kementerian BUMN)
 

Kinerja positif Himbara jadi fondasi stabilitas


Dalam rapat tersebut, Dony menilai kinerja positif yang terus dicatat bank-bank Himbara menjadi fondasi penting bagi stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus penggerak aktivitas ekonomi.

Ia menekankan perbankan BUMN perlu terus meningkatkan kontribusi melalui penyaluran pembiayaan yang produktif, inklusif, dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah. "Perbankan BUMN memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi," tegas Dony.

Selain mengevaluasi capaian kinerja, pertemuan itu juga membahas penguatan tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta strategi menjaga ketahanan dan daya saing perbankan BUMN di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

BP BUMN bersama Danantara Indonesia dan jajaran Himbara berkomitmen memastikan perbankan BUMN terus tumbuh secara sehat, profesional, dan berkelanjutan.

Sinergi antara pemegang saham, dewan komisaris, dan manajemen dinilai penting untuk memperkuat fungsi intermediasi perbankan sekaligus mendukung percepatan target pembangunan nasional.

(Husen Miftahudin)