3.406 KK Terdampak Banjir di Langkat

Banjir melanda dua kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. ANTARA/HO-Pusdalops Sumut

3.406 KK Terdampak Banjir di Langkat

9 June 2026 18:25

Medan: Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatra Utara (Sumut) mencatat 3.406 kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir yang melanda Kabupaten Langkat. Banjir tersebut terjadi pada Senin, 8 Juni 2026.

"Berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops Sumut, banjir melanda dua kecamatan," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati, dilansir dari Antara, Selasa, 9 Juni 2026. 

Pusdalops mendata banjir yang melanda Kabupaten Langkat akibat meluapnya sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut terjadi di Kecamatan Batang Serangan dan Kecamatan Padang Tualang.
 


Kecamatan Batang Serangan menjadi daerah yang paling besar terdampak dengan mencatat 2.706 kepala keluarga. Sedangkan Kecamatan Padang Tualang tercatat 700 kepala keluarga terdampak.

Yuyun, sapaan akrabnya, mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat. Penanganan juga melibatkan sejumlah pemangku kebijakan terkait.


Ilustrasi banjir. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa.


Ia mengatakan pemerintah kabupaten setempat melakukan koordinasi dengan pemangku kebijakan terkait dalam penanganan bencana tersebut. Bantuan berupa geobag juga diberikan untuk menahan dan menimbun tanggul sungai.

Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak. "Berdasarkan laporan tidak ada jumlah pengungsi, korban luka maupun korban jiwa," ujarnya.

(Silvana Febiari)