Cuaca Panas di Jalur Selatan Jateng, Pemudik Diminta Waspada

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Cuaca Panas di Jalur Selatan Jateng, Pemudik Diminta Waspada

Whisnu Mardiansyah • 16 March 2026 13:44

Cilacap: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau para pemudik yang melintasi jalur Selatan Jawa Tengah (Jateng) untuk mengantisipasi kondisi cuaca panas pada siang hari yang disertai potensi hujan pada sore hingga malam hari.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan suhu udara di wilayah tersebut diprakirakan cukup panas dengan suhu maksimum yang relatif stabil hingga sepekan ke depan.

"Suhu udara maksimum cenderung stabil di kisaran 33 derajat Celcius dan masih berpotensi terjadi hingga sepekan ke depan," kata Teguh di Cilacap seperti dilansir Antara, Senin, 16 Maret 2026.

Selain suhu yang cukup panas, paparan sinar matahari langsung juga masih berpotensi terjadi, terutama pada siang hari. Di sisi lain, potensi hujan dengan intensitas sedang juga masih dapat terjadi pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah di jalur selatan Jateng.

"Kondisi hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi, terutama pada sore hingga malam hari," katanya.
 


Terkait kondisi tersebut, Teguh mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan diri dengan baik agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Ia menyarankan pemudik mengenakan pakaian berwarna terang guna mengurangi dampak panas akibat paparan sinar matahari langsung serta membawa air minum yang cukup selama perjalanan.

Selain itu, bagi pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor juga diingatkan untuk membawa perlengkapan seperti mantel hujan sebagai antisipasi jika terjadi hujan di perjalanan.


Arus kendaraan terlihat ramai menjelang libur Idulfitri di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). (ANTARA/Ricky Prayoga)

Menurut Teguh, arah angin di wilayah tersebut mulai menunjukkan variasi, yakni bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan berkisar 5-30 kilometer per jam.

“Dengan memperhatikan kondisi cuaca tersebut, kami berharap para pemudik dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan selama perjalanan, khususnya saat melintasi jalur selatan Jawa Tengah,” kata Teguh.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)