Pesta Rakyat 17-an di Alun-Alun Bandung, Farhan: Seseruan di Sana

Alun alun Kota Bandung. (MI)

Pesta Rakyat 17-an di Alun-Alun Bandung, Farhan: Seseruan di Sana

Lukman Diah Sari • 12 August 2026 18:31

Bandung: Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, memastikan kawasan Alun-Alun Bandung kembali dibuka untuk masyarakat saat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pembukaan kawasan tersebut dirangkaikan dengan pesta rakyat dan berbagai perlombaan yang dapat diikuti masyarakat secara langsung.

"Setelah upacara 17-an, kita akan pesta rakyat 17-an di alun-alun. Alun-Alun akan dibuka pada tanggal 17 Agustus. Kita akan pesta 17-an di sana," ujarnya di Bandung, Rabu, 12 Agustus 2026, melansir Antara.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan dikemas sebagai pesta rakyat yang santai dan menghibur. Sejumlah permainan khas perayaan kemerdekaan, seperti lomba makan kerupuk dan balap karung, menjadi bagian dari kegiatan yang disiapkan.

"Pesta rakyatlah, balap kerupuk, lomba makan kerupuk. Pokoknya pesta rakyat, semuanya seseruan di sana," katanya.

Farhan mengatakan, kegiatan tersebut bukan kompetisi serius, melainkan ruang bagi warga untuk merayakan Hari Kemerdekaan bersama-sama. Ia bahkan meminta masyarakat tidak terlalu kompetitif dalam mengikuti perlombaan karena tujuan utamanya adalah menciptakan suasana kebersamaan dan kegembiraan.


Situasi Alun-Alun Bandung usai tahap revitalisasi tuntas dikerjakan di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2026). ANTARA/Rubby Jovan

Ia menambahkan, bagi warga yang ingin mengikuti perlombaan juga tidak perlu melakukan pendaftaran jauh-jauh hari karena pendaftaran akan dilakukan langsung di lokasi kegiatan.

Selain itu, Pemkot Bandung akan memberlakukan sejumlah aturan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan Alun-Alun setelah dibuka. Ia mengatakan aturan utama yang harus dipatuhi masyarakat adalah menjaga kebersihan serta tidak makan dan merokok di area tertentu.

"Aturan khusus mah yang paling penting enggak boleh makan, enggak boleh ngerokok. Bermain-main mah boleh. Jaga kebersihan," ujarnya.

(Lukman Diah Sari)