RSUD Wamena Punya Layanan Pengantaran Jenazah Gratis bagi Orang Asli Papua

Aktivitas masyarakat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan di mana ada ambulans sedang mengangkut pasien. ANTARA/Yudhi Efendi

RSUD Wamena Punya Layanan Pengantaran Jenazah Gratis bagi Orang Asli Papua

Silvana Febiari • 7 April 2026 17:52

Wamena: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memastikan memiliki program pelayanan pengantaran jenazah. Layanan ini guna membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Mobil jenazah kami mampu di jalan tanah, jadi bisa untuk mengantar sampai ke wilayah yang di luar jalan aspal,” kata Pelaksana Tugas Kepala RSUD Wamena dr Charles C Ratulangi, dilansir dari Antara, Selasa, 7 April 2026. 

Dia menjelaskan penggunaan mobil jenazah untuk dalam kota diperlakukan sama seperti ambulans yang mengantar pasien pulang. Layanan tersebut diberikan secara gratis bagi Orang Asli Papua (OAP).
 


“Akan tetapi pemakaian mobil jenazah untuk pemakaian luar kota, tetapi dilayani namun ada tambahan biaya sesuai tarif rumah sakit. Hal itu dilakukan karena memperhitungkan biaya bahan bakar minyak atau (BBM),” ujarnya.

Dia menjelaskan masyarakat non-OAP juga dapat memanfaatkan layanan tersebut. Namun, mereka dikenakan biaya sesuai dengan tarif yang berlaku di rumah sakit.

“Kami juga melayani pengantaran jenazah untuk masyarakat non-OAP tetapi ada biaya tambahan sesuai biaya yang dikeluarkan rumah sakit,” tuturnya.


Aktivitas masyarakat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan di mana ada ambulans sedang mengangkut pasien. ANTARA/Yudhi Efendi


Saat ini fokus pengantaran pulang pasien masih terbatas di wilayah Kota Wamena dan distrik yang tidak terlalu jauh dari kota. Hal ini disebabkan kebutuhan bahan bakar (BBM) yang masih perlu dievaluasi lebih lanjut.

“Perlu diketahui mobil ambulans yang mengantar memang kendaraan yang hanya untuk jalan aspal, kami belum ada ambulans untuk jalan tanah atau 4x4 (4WD) sehingga ambulans yang ada hanya mengantar sampai batas jalan aspal,” ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)