Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. (Anadolu Agency)
Presiden Meksiko Tuntut Kejelasan atas Kecelakaan yang Tewaskan 2 Staf Kedubes AS
Willy Haryono • 21 April 2026 09:40
Mexico City: Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menuntut kejelasan atas terjadinya kecelakaan mobil yang menewaskan empat orang, termasuk dua staf Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Kecelakaan itu terjadi saat para korban kembali dari operasi penghancuran laboratorium narkotika. Sheinbaum menyatakan bahwa operasi tersebut diduga tidak mendapatkan izin resmi dari pemerintah pusat Meksiko.
Sheinbaum menegaskan bahwa dirinya berupaya memahami penyebab situasi tersebut, dan tengah menentukan apakah terdapat pelanggaran terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional.
Insiden terjadi akhir pekan lalu di negara bagian Chihuahua ketika kendaraan yang membawa kedua staf AS serta dua pejabat Badan Investigasi Negara Bagian Chihuahua (AEI) jatuh ke jurang. Berdasarkan keterangan Kantor Jaksa Agung Chihuahua, para korban merupakan bagian dari konvoi lima kendaraan yang baru saja menyelesaikan tugas di wilayah terpencil Morelos.
Kedua staf Kedutaan Besar AS tersebut diketahui sedang melatih petugas setempat sebagai bagian dari kerja sama berkelanjutan dengan otoritas Amerika Serikat. Identitas kedua warga negara AS tersebut hingga kini belum dirilis secara resmi oleh pihak berwenang.
Selain personel AS, Direktur Badan Investigasi Negara Bagian Chihuahua dan seorang anggota agen tersebut juga dinyatakan tewas dalam musibah tersebut. Pada hari Senin, Sheinbaum menyatakan telah menjalin kontak dengan Kedutaan Besar AS dan menyampaikan belasungkawa atas hilangnya nyawa dalam insiden tersebut.
Dugaan Pelanggaran UU Keamanan Nasional
"Kami sangat menyesali kecelakaan yang merenggut nyawa ini, dan mereka mendapatkan solidaritas serta dukungan penuh dari Pemerintah Meksiko," ujar Sheinbaum dalam konferensi pers, seperti dikutip ABC News, Selasa, 21 April 2026.Namun, Sheinbaum mempertanyakan legalitas operasi tersebut dengan mencatat bahwa setiap kolaborasi tingkat negara bagian dengan pihak AS memerlukan otorisasi dari pemerintah federal. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak memiliki catatan mengenai kerja sama langsung antara negara bagian Chihuahua dan personel Kedutaan Besar AS di Meksiko.
"Oleh karena itu, kami meminta informasi lengkap baik dari pemerintah Chihuahua maupun pemerintah Amerika Serikat, dan kami sedang meninjau kemungkinan adanya pelanggaran UU Keamanan Nasional karena ini adalah masalah penting," tegasnya.
Sheinbaum menekankan bahwa meskipun terdapat koordinasi, pemerintah Meksiko tidak mengizinkan adanya operasi gabungan di lapangan maupun di udara.
Menanggapi hal tersebut, Departemen Luar Negeri AS merujuk pada pernyataan Duta Besar Ronald Johnson yang menyebut tragedi ini sebagai pengingat risiko bagi para pejabat kedua negara dalam menjalankan misi perlindungan masyarakat.
Johnson mengatakan bahwa peristiwa ini justru memperkuat tekad kedua negara untuk memajukan komitmen bersama terhadap keamanan dan keadilan demi melindungi warga mereka. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Kecelakaan Maut di Meksiko Tewaskan Staf Kedubes AS dan Pejabat Keamanan Lokal