Proses evakuasi jenazah korban jatuhnya helikopter di Sekadau, Kalimantan Barat. Metro TV
8 Korban Jatuhnya Helikopter PK-CDX di Sekadau Kalbar Ditemukan Meninggal
Nasir Putra • 17 April 2026 10:58
Pontianak: Helikopter PK-CDX yang dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis, 16 April 2026, ditemukan dalam kondisi hancur. Seluruh penumpang dinyatakan meninggal dunia.
Helikopter tersebut ditemukan di titik koordinat 00°12'00" LS - 110°44'00" BT, atau sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang dengan arah radial 258 derajat.
"Untuk titik koordinat sudah ditemukan dan semuanya sudah dinyatakan meninggal. Namun kami masih butuh waktu untuk melaksanakan evakuasi. Kami bersama Polri, TNI, rekan-rekan dari Basarnas, BPBD, rekan-rekan dari pemadam. Juga ada warga sekitar yang menolong kita dan menunjukkan arah koordinat tersebut," kata Kabag Ops Polres Sekadau, AKP Sugianto, Jumat, 17 April 2026.
Baca Juga :
Serpihan Helikopter PK-CFX Terdeteksi dari Udara, Tim Evakausi Darat Berusaha Tembus Hutan Sekadau
Evakuasi Terkendala Medan Terjal dan Cuaca Ekstrem
Sejumlah petugas SAR, kepolisian, TNI, relawan, dan warga mengevakuasi jenazah yang ditemukan dalam puing helikopter PK-CDX yang mengalami nahas itu.
Beberapa jenazah yang berhasil ditemukan dari tumpukan puing helikopter diangkat dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah. Sementara beberapa jenazah belum dapat diangkat ke dalam kantong jenazah karena terjepit puing helikopter. Proses evakuasi untuk jenazah-jenazah tersebut membutuhkan peralatan khusus.
.jpg)
Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra memberikan pengarahan kepada timnya di kantor SAR Pontianak (ANTARA/HO : SAR Pontianak)
Sebelumnya, helikopter PK-CDX dilaporkan hilang kontak di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis pagi, 16 April 2026.
Informasi awal diterima oleh Kantor SAR Pontianak pada pukul 10.40 WIB dari pihak AIRNAV. Dalam laporan tersebut disebutkan, helikopter kehilangan kontak pada pukul 08.39 WIB saat menjalani penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya. Helikopter tersebut mengangkut 2 orang kru serta 6 penumpang.