Ilustrasi komponen cadangan (komcad). Foto: Antara.
Kemhan Pastikan ASN Jalani Seleksi Ketat Sebelum Jadi Komcad
Anggi Tondi Martaon • 26 February 2026 16:44
Jakarta: Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan aparatur sipil negara (ASN) yang akan mengikuti pelatihan sebagai komponen cadangan (komcad) harus mengikuti seleksi ketat. Ada sejumlah seleksi yang harus dilalui.
"Calon peserta yang telah mendaftar tetap harus melalui proses seleksi. Tahapan seleksi tersebut meliputi seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, kesegaran jasmani," kata Rico dikutip dari Antara, Kamis, 26 Februari 2026.
Rico menjelaskan, seleksi kesehatan itu perlu dilakukan untuk memastikan ketahanan fisik para ASN. Sebab, mereka akan mengikuti pelatihan dasar militer.
Tidak hanya seleksi kesehatan dan fisik saja, Kemhan juga akan memberlakukan seleksi secara psikis dan penilaian mental ideologi. "Seleksi psikologi, serta penilaian mental ideologi guna memastikan kesiapan peserta mengikuti pelatihan komcad," jelas Rico.
Pelatihan gelombang pertama direncanakan sebanyak 2.000 ASN dan digelar di lima lokasi yakni Pusdikkes , Skadik 301, Pusbahasa AU , Kodam Jaya dan Pasmar 1.

Ilustrasi komcad. Foto: Antara.
Untuk gelombang ke dua sendiri akan diikuti oleh jumlah ASN yang sama. Pelatihan komcad gelombang kedua rencananya digelar pada 2026.
Per hari ini, Kamis, 26 Februari 2026, tercatat ada 987 ASN yang sudah terdaftar untuk mengikuti pelatihan sebagai komcad. Dia mengatakan angka tersebut kemungkinan akan bertambah menjelang pelatihan gelombang pertama para April mendatang.
Dia berharap dengan adanya pelatihan ini, seluruh ASN dapat memiliki semangat dan jiwa nasionalisme yang sama untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara.