Sasar Dampak Sosial, Pelaku Usaha Muda Ikuti Mentoring di Yogyakarta

Para pelaku usaha muda terpilih mengikuti kegiatan mentoring di Ruang Sidang Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). Foto: Dok. Istimewa.

Sasar Dampak Sosial, Pelaku Usaha Muda Ikuti Mentoring di Yogyakarta

Naufal Zuhdi • 7 May 2026 23:27

Jakarta: Para pelaku usaha muda terpilih mengikuti kegiatan mentoring di Ruang Sidang Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). Peserta difokuskan pada penguatan kapasitas usaha, mulai dari strategi pemasaran hingga validasi model bisnis.

Mereka adalah penerima Beasiswa Rocket Incubation 2026 untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha muda melalui sesi pendampingan intensif Offline Mentoring Batch 3. Kegiatan ini diikuti oleh 50 brand terpilih dari ratusan pendaftar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Keberhasilan dalam berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis, tetapi juga oleh konsistensi, ketahanan, serta keberanian dalam menghadapi tantangan. Peserta juga didorong untuk membangun usaha yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki dampak sosial yang lebih luas,” ujar Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahudin Uno, dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 7 Mei 2026.
 


Founder dan Director Program Sandination Academy, Reni Fitriani, membimbing peserta menyusun 8P Marketing Mix Plan agar pengembangan usaha lebih terukur.

“Kami mendorong peserta untuk membangun usaha yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memiliki dampak sosial yang lebih luas,” jelas Reni.

Selain sesi mentoring, rangkaian acara ini juga diwarnai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UTY dan Sandination Academy. Wakil Rektor IV Bidang Kreativitas, Kewirausahaan, dan Pengabdian Masyarakat UTY, Hendriyawan Achmad, menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan praktisi bisnis.


Para pelaku usaha muda terpilih mengikuti kegiatan mentoring di Ruang Sidang Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). Foto: Dok. Istimewa.

Hendriyawan menilai kolaborasi ini menjadi faktor krusial untuk melahirkan pengusaha muda yang adaptif dan inovatif. Melalui program ini, para peserta diharapkan mampu menyempurnakan branding, meningkatkan kemampuan presentasi bisnis, serta memiliki strategi pemasaran yang lebih komprehensif untuk bersaing di industri yang dinamis.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)