Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam 10 Kabupaten/Kota di Kaltim 1-2 Februari

Ilustrasi: Banjir di Jalan DI Panjaitan Samarinda, saat terjadi hujan di kawasan tersebut ANTARA/ M Ghofar

Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam 10 Kabupaten/Kota di Kaltim 1-2 Februari

Whisnu Mardiansyah • 31 January 2026 14:48

Balikpapan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memprakirakan sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang sesaat pada 1-2 Februari 2026.

"Untuk itu, kami mengimbau masyarakat dan instansi terkait selalu waspada terhadap dampak yang bisa ditimbulkan dari prakiraan ini," ujar Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan seperti dilansir Antara, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dampak dari cuaca ekstrem tersebut antara lain banjir, jalan licin, genangan yang menutupi lubang, sungai meluap, jembatan kayu hanyut, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
 


Rincian wilayah yang diprakirakan terdampak pada 1 Februari 2026 meliputi Kota Bontang (Bontang Barat, Selatan, Utara) dan lima kabupaten:

  • Berau: Kecamatan Kelay.

  • Kutai Barat: Kecamatan Linggang Bigung, Long Iram, Tering.

  • Kutai Timur: Kecamatan Batu Ampar, Bengalon, Busang, Long Mesangat, Rantau Pulung, Sangatta Selatan, Sangatta Utara, Telen, Teluk Pandan.

  • Kutai Kartanegara: Kecamatan Kota Bangun, Marang Kayu.

  • Mahakam Ulu: Kecamatan Laham.

Pada 2 Februari 2026, cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di tiga kabupaten:

  • Kutai Barat: Kecamatan Barong Tongkok, Linggang Bigung, Long Iram, Mook Manaar Bulatn, Nyuatan, Tering.

  • Mahakam Ulu: Kecamatan Laham, Long Apari, Long Hubung.

  • Paser: Kecamatan Batu Sopang.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, menghindari daerah rawan banjir dan longsor, serta tidak berlindung di bawah pohon saat hujan disertai petir dan angin kencang.


Ilustrasi Medcom.id

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)