Prakiraan BMKG menunjukkan kawasan dataran tinggi Wonosobo masih dipengaruhi udara sejuk pada pagi dan malam hari. Memasuki siang, jarak pandang berpotensi berkurang akibat udara kabur, terutama di wilayah yang berada pada elevasi lebih tinggi.
Kecamatan Wonosobo, Garung, Kejajar, Sapuran, Watumalang, Leksono, Kaliwiro, Kalikajar, hingga Mojotengah diprakirakan mengalami cuaca relatif stabil tanpa potensi hujan signifikan. Namun, fenomena udara kabur dan kabut diperkirakan masih muncul pada waktu-waktu tertentu, terutama pada pagi dan malam hari.
Di wilayah selatan seperti Wadaslintang dan Kepil, suhu udara diperkirakan sedikit lebih hangat dibanding kawasan pegunungan, dengan suhu maksimum mencapai 29 derajat Celsius pada siang hari. Sementara kawasan lereng Dieng diperkirakan tetap terasa sejuk sepanjang hari.
Baca Juga :
Prakiraan Cuaca Kabupaten Wonosobo Sabtu 18 Juli, Waspada Suhu Dingin Ekstrem Malam Hari
Rincian Prakiraan Cuaca
Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca Kabupaten Wonosobo pada Rabu diperkirakan sebagai berikut:
-
Pagi (07.00–10.00 WIB): Udara kabur hingga kabut tipis dengan suhu sekitar 16–21 derajat Celsius.
-
Siang (10.00–15.00 WIB): Udara kabur masih mendominasi. Suhu meningkat hingga 28–29 derajat Celsius di wilayah yang lebih rendah.
-
Sore (15.00–18.00 WIB): Kondisi cuaca relatif stabil dengan udara kabur di beberapa kecamatan.
-
Malam (19.00–22.00 WIB): Kabut berpotensi kembali terbentuk di kawasan dataran tinggi dengan suhu turun hingga 16–19 derajat Celsius.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melintasi jalur pegunungan seperti ruas menuju Kawasan Wisata Dieng, untuk meningkatkan kewaspadaan apabila kabut mengurangi jarak pandang. Penggunaan lampu kendaraan sesuai kondisi jalan serta menjaga kecepatan tetap menjadi langkah penting untuk mendukung keselamatan perjalanan.

Fenomena bedinding dan embun es mulai terlihat di Dataran Tinggi Dieng. (MI)