Distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. Metrotvnews.com/ Antonio
17 Ribu Warga Kabupaten Bekasi Terdampak Kekeringan
Antonio • 21 July 2026 18:51
Bekasi: Sebanyak 17.955 warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak kekeringan dalam beberapa waktu terakhir. Hingga saat ini, pemerintah telah menyalurkan 1.114.000 liter air bersih ke sejumlah wilayah terdampak.
“Untuk dampak kejadian ada sebanyak 6.240 KK terdampak yang terdiri dari 17.955 warga,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Dodi Supriadi di Bekasi, Selasa, 21 Juli 2026.
Pihaknya mencatat kekeringan melanda 11 desa yang tersebar di lima kecamatan, yakni Pebayuran, Cikarang Selatan, Serang Baru, Cibarusah, dan Bojongmangu.
Baca Juga :
Rinciannya, lima titik terdampak di Desa Karangsegar (Kecamatan Pebayuran) dan satu titik di Desa Sukadami, (Kecamatan Cikarang Selatan). Sementara itu, Kecamatan Serang Baru mencatat sembilan titik terdampak, dengan delapan titik di Desa Nagasari dan satu titik di Desa Sukasari.
Selanjutnya, 13 titik di Kecamatan Cibarusah yang berada di tiga desa yaitu Desa Ridogalih (sembilan titik), Desa Cibarusah Jaya (tiga titik) dan Desa Sukamanah (satu titik).
Kekeringan juga terjadi di 22 titik di Kecamatan Bojongmangu, dengan rincian satu titik di Desa Sukabungah, sembilan titik di Desa Medalkrisna, satu titik di Desa Sukamukti, dan 11 titik di Desa Karang Indah.

Distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. Metrotvnews.com/ Antonio
Dodi menerangkan, pihaknya terus melakukan pengiriman air dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Hingga kini, pengiriman air kepada warga terdampak kekeringan dibantu beberapa pihak.
BPBD mengirim 716.000 liter, PMI sebanyak 330.000 liter, Deltamas sebanyak. 33.000 liter, PT Hyundai 3.000 liter, BBWS CILCIS sebanyak 24.000 liter, dan Yayasan bmis sebanyak 8.000 liter.