Pengungsi Longsor Pasirlangu Butuh Kasur dan Trauma Healing di Tengah Cuaca Dingin

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, saat meninjau pengungsian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu, 24 Januari 2026

Pengungsi Longsor Pasirlangu Butuh Kasur dan Trauma Healing di Tengah Cuaca Dingin

Roni Kurniawan • 25 January 2026 07:13

Bandung: Ratusan warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih mengungsi di balai desa setempat. Proses pengungsian sementara ditangani pemerintah daerah sambil menunggu kebijakan lanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Kantor SAR (Kakansar) Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan penanganan pengungsi telah dikoordinasikan bersama pemerintah daerah. Para korban longsor untuk sementara ditempatkan di kantor atau Balai Desa Pasirlangu.

"Untuk pengungsian memang sudah ditangani oleh pemerintah daerah. Saat ini ditempatkan di kantor desa, dan dalam waktu dekat akan ada rilis dari Pak Gubernur terkait rencana pemindahan pengungsi dari lokasi pengungsian di balai desa ini," ujar Ade di Posko Desa Pasirlangu, Sabtu malam, 24 Januari 2026.

Berdasarkan data sementara, jumlah pengungsi yang berada di lokasi mencapai ratusan orang. Ade menyebut laporan terakhir menunjukkan sekitar 300 hingga 400 warga terdampak longsor mengungsi di balai desa.

"Dari laporan yang kami terima, jumlah pengungsi sekitar 300 sampai 400 orang," kata Ade.
 


Sementara itu, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, turut memastikan kondisi para pengungsi menjadi perhatian utama aparat dan pemerintah. Rudi menyebutkan, seluruh kebutuhan dasar para pengungsi akan segera dipenuhi.

"Semuanya kami perhatikan, kondisi saudara-saudara kami yang ada di penampungan ini kurang lebih sekitar 400 orang. Tadi sudah kami dengar langsung apa saja yang mereka butuhkan dan akan segera kami penuhi," ujar Rudi.

Selain pemenuhan kebutuhan logistik, aparat juga menyiapkan layanan trauma healing, khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana longsor.

"Tim trauma healing akan segera kami turunkan untuk menghibur anak-anak dan pengungsi lainnya. Kebutuhan seperti obat-obatan juga akan kami lengkapi, karena ada beberapa yang sakit. Selain itu kasur dan selimut juga disiapkan mengingat kondisi cuaca yang dingin," kata Rudi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)