Petugas tengah bersiap untuk melakukan evakuasi di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Longsor Timbun 35 Rumah di Cisarua Bandung Barat, 7 Warga Meninggal
Roni Kurniawan • 24 January 2026 11:57
Bandung Barat: Bencana tanah longsor menerjang Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat malam, 23 Januari 2026. Sedikitnya 35 rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor yang terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Jumat petang.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, mengatakan longsor terjadi di wilayah kaki Gunung Burangrang yang rawan pergerakan tanah. Kejadian ini diperparah oleh curah hujan tinggi dan angin kencang yang terjadi sejak dua hari terakhir.
"Kebetulan hujan turun dari semalam dan disertai angin. Wilayah ini memang berada di kaki gunung," ujar Nur Awaludin di Kantor Desa Pasirlangu, Sabtu, 24 Januari 2026.
Awaludin menuturkan, lebih dari 100 warga dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Hingga kini terdapat tujuh orang ditemukan meninggal dunia, 21 orang selamat, dan 93 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Baca Juga :
Longsor di Manggarai Timur: Dua Orang Hilang
Meski demikian, Awaludin menyatakan puluhan warga yang belum ditemukan itu belum dapat dipastikan seluruhnya tertimbun longsor. Sebagian di antaranya diduga telah mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat tanpa melapor kepada aparat desa.
"Yang masih dicari itu belum tentu semuanya tertimbun. Ada kemungkinan sebagian sudah mengungsi ke keluarga masing-masing," kata Awaludin.
Saat ini, seluruh aktivitas penanganan darurat dipusatkan di Kantor Desa Pasirlangu. Aparat desa bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat terus melakukan pendataan korban serta upaya pencarian di lokasi longsor.

Ilustrasi Medcom.id
Awaludin menambahkan, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah bantuan logistik bagi para warga terdampak, terutama bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal.
"Yang paling mendesak hari ini adalah logistik untuk warga terdampak," tegas Awaludin.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan potensi longsor susulan. Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap waspada dan menjauhi lokasi rawan bencana.