Pesawat sedang parkir Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan. (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)
Kabut Asap Selimuti Palembang, 18 Penerbangan di Bandara SMB II Tertunda
Lukman Diah Sari • 5 October 2026 19:19
Palembang: Pengelola Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, mencatat sebanyak 18 jadwal penerbangan terdampak pekatnya kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Jarak pandang yang turun drastis hingga berada di bawah batas minimal keselamatan memaksa otoritas bandara melakukan penyesuaian operasional.
General Manager Bandara Internasional SMB II Ahmad Syaugi Shahab merinci, dari total 18 penerbangan yang mengalami gangguan, 11 di antaranya merupakan rute keberangkatan, sementara tujuh lainnya adalah penerbangan kedatangan.
"Penundaan keberangkatan yang disebabkan oleh terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan guna menjaga keselamatan, baik penumpang maupun kru pesawat," ujar Syaugi di Palembang, Senin, 5 Oktober 2026, melansir Antara.
Sementara itu, untuk rute kedatangan yang terpaksa ditunda mayoritas berasal dari Jakarta sebanyak lima penerbangan (GA102, QG980, QG9962, IU924, QG984). Dua jadwal kedatangan lainnya berasal dari Yogyakarta (IU933) dan Kuala Lumpur (AK462).

Ilustrasi. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. (Metro TV/Akhmad Dian Noor)
Meski sempat terjadi gangguan operasional yang cukup masif pada akhir pekan tersebut, Syaugi memastikan situasi di Bandara SMB II saat ini tetap terkendali dan kondusif. Para petugas di lapangan terus bersiaga memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jasa bandara.
Mengingat kondisi cuaca dan fluktuasi ketebalan kabut asap karhutla yang dapat berubah sewaktu-waktu, pihak pengelola bandara mengimbau para calon penumpang untuk proaktif. Penumpang diharapkan terus memantau informasi pembaruan jadwal keberangkatan secara berkala dari maskapai masing-masing guna menghindari penumpukan di terminal.