Proses evakuasi orang utan terjebak karhutla di Kalimantan Tengah. Metro TV
BKSDA Kalteng Relokasi 11 Orang Utan Terjebak Karhutla di Kotawaringin Barat
Akhmaddiannor • 31 October 2026 12:49
Kotawaringin Barat: Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah menyelamatkan 11 individu orang utan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Dari jumlah tersebut, sembilan individu telah dipindahkan ke Suaka Margasatwa Lamandau, sedangkan dua lainnya masih menjalani perawatan.
Karhutla yang melanda sejumlah kawasan di Kalimantan Tengah mengancam kelestarian habitat alami orang utan. Kerusakan hutan akibat kebakaran berdampak pada tempat berlindung dan sumber pakan satwa endemik tersebut.
Kondisi habitat yang terdampak membuat orangutan berisiko kehilangan tempat tinggal. Mereka juga berpotensi keluar dari kawasan hutan untuk mencari lokasi yang lebih aman.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II, Handi Nasoka, mengatakan tim BKSDA Kalimantan Tengah telah mengevakuasi 11 individu orangutan dari wilayah Kotawaringin Barat.
"Tim BKSDA Kalimantan Tengah telah melakukan rescue 11 individu orang utan terdampak karhutla di wilayah Kotawaringin Barat. Sembilan (9) individu orangutan telah di translokasi ke Suaka Margasatwa Lamandau Sementara dua (2) individu masih di OCCQ Orangutan Foundation International, karena masih berumur dibawah tiga (3) tahun,” kata Kepala Seksi KSDA wilayah II, Handi Nasoka, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dua orangutan yang belum dipindahkan masih berada di OCCQ Orangutan Foundation International untuk menjalani perawatan karena usianya belum mencapai tiga tahun.
Penyelamatan dan perawatan tersebut dilakukan untuk melindungi orangutan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni bersama CEO Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) Dokter Karmele LIano Sanchez, melakukan pelepasliaran Adil dan Gigih di Ketapang, Kalbar. Foto: Dok. Istimewa.