Banjir dan Longsor Terjang Banyumas

Talud ruas jalan kabupaten di Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, Banyumas, Jawa Tengah, longsor akibat hujan lebat yang terjadi pada Sabtu (31/10/2026) dini hari. ANTARA/HO-BPBD Banyumas

Banjir dan Longsor Terjang Banyumas

Whisnu Mardiansyah • 31 October 2026 09:35

Banyumas: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melakukan penanganan serta pendataan dampak banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah pada Sabtu dini hari, 31 Oktober 2026. Bencana tersebut dipicu hujan yang mengguyur kawasan setempat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banyumas, Abdul Ladjis, mengatakan hasil pendataan sementara hingga pukul 08.47 WIB menunjukkan terdapat 21 kejadian bencana. Jumlah tersebut terdiri atas 14 tanah longsor, lima banjir, dan dua kejadian cuaca ekstrem.

"Petugas BPBD Kabupaten Banyumas saat ini masih melakukan asesmen atau kaji cepat untuk mengetahui dampak dari kejadian bencana tersebut," kata Abdul Ladjis seperti dilansir Antara, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Abdul menyampaikan, laporan kejadian bencana berasal dari sejumlah kecamatan, yakni Wangon, Kebasen, Somagede, Purwojati, Ajibarang, Lumbir, Kemranjen, dan Rawalo.

Peristiwa yang dilaporkan mencakup tanah longsor, banjir akibat luapan sungai, tanggul jebol, talud longsor, serta pohon tumbang yang menghambat akses lalu lintas.
 


Sejumlah titik longsor ditemukan di Desa Klinting, Kecamatan Somagede; Desa Canduk, Kecamatan Lumbir; dan Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang. Longsor juga dilaporkan berdampak pada sejumlah fasilitas pendidikan, yakni SDN 3 Pageralang, SDN 4 Tipar Kidul, dan SDN Karangsari.

Sementara itu, banjir akibat luapan sungai terjadi di Desa Gerduren, Kecamatan Purwojati; Desa Pengadegan dan Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon; serta kawasan sekitar SMP Negeri Wangon.


Talud ruas jalan kabupaten di Desa Kemawi, Kecamatan Somagede, Banyumas, Jawa Tengah, longsor akibat hujan lebat yang terjadi pada Sabtu (31/10/2026) dini hari. ANTARA/HO-BPBD Banyumas


Kerusakan infrastruktur juga dilaporkan terjadi di Desa Sawangan, Kecamatan Kebasen. Tanggul Sungai Jimblem di wilayah tersebut dilaporkan jebol. Selain itu, pohon tumbang menutup ruas jalan raya di Desa Rawaheng, Kecamatan Wangon.

Abdul mengatakan petugas BPBD masih melakukan pemeriksaan langsung di lokasi terdampak untuk mengetahui tingkat kerusakan serta dampak yang ditimbulkan oleh masing-masing kejadian.

“Adapun kebutuhan mendesak untuk penanganan bencana masih dalam proses pendataan seiring dengan asesmen yang dilakukan petugas di lapangan,” katanya.

(Whisnu M)