Buka KMI 2026, Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Kuasai Pasar Internasional

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon saat membuka Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 27 Oktober 2026. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin.

Buka KMI 2026, Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Kuasai Pasar Internasional

Muhammad Syawaluddin • 27 October 2026 23:09

Makassar: Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, resmi membuka perhelatan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa karya musik Tanah Air tak boleh sekadar menjadi tuan rumah di negeri sendiri, melainkan harus didorong agar mampu merajai pasar internasional.

Fadli menyebut, ajang KMI kedua ini menjadi wadah strategis bagi seluruh pemangku kepentingan industri musik nasional, mulai dari musisi, pencipta lagu, hingga produser lintas generasi dan genre. Konferensi ini diharapkan mampu melahirkan gagasan konkret untuk kemajuan industri musik ke depan.

"Ini menjadi platform yang sangat menarik untuk membina jejaring, baik antar pelaku musik lokal dengan nasional, maupun nasional dengan internasional," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 27 Oktober 2026.

Berdasarkan data terkini, sekitar 80 persen masyarakat Indonesia aktif mendengarkan karya musik dalam negeri. Fakta ini membuktikan bahwa ekosistem musik nasional telah berdaulat.

"Ini adalah satu keberhasilan dari para kreator, dari para musisi, dari pencipta lagu, dan mereka yang terlibat dalam musik-musik kita," jelasnya.


Menteri Kebudayaan, Fadli Zon saat membuka Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 27 Oktober 2026. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin. 

Tak hanya berkuasa di pasar domestik, talenta musik Indonesia juga kian menunjukkan tajinya di kancah global. Merujuk data streaming Spotify, persentase pendengar mancanegara untuk sejumlah lagu karya anak bangsa sukses menyentuh angka 60 persen.

"Ini juga memperlihatkan musik Indonesia memiliki daya tarik dan peluang besar menjangkau pasar internasional," ujarnya.

Panggung Musik Timur

Pemilihan Kota Makassar sebagai tuan rumah KMI 2026 sekaligus menjadi momentum unjuk gigi bagi karya musik dari kawasan Indonesia Timur yang belakangan ini sukses mendominasi tren industri hiburan nasional.

"Saya kira ini juga satu tonggak tersendiri. Bagaimanapun kita melihat musisi-musisi dari Indonesia Timur ini banyak yang naik daun, bahkan lagu-lagu dengan genre dari Indonesia Timur sudah menjadi satu genre sendiri yang telah disepakati oleh para musisi dari Indonesia Timur dengan nama Timur Indonesia," jelasnya.

Dominasi ini kian sahih setelah ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards turut mewadahi kategori khusus bagi entitas musik Timur Indonesia. Rangkaian KMI di kawasan sejarah Makassar ini pun diharapkan memicu geliat genre tradisional lainnya.

"Kita berharap kegiatan yang juga akan berlangsung di kawasan sejarah ini termasuk akan ada festival musik tradisional Indonesia," jelasnya.

(Lukman Diah Sari)