Sambut Libur Nataru, PELNI Pangkalan Bun Beri Diskon Tiket 30%

Program stimulus Pelni Cabang Pangkalan Bun berikan diskon sebesar 30 persen dalam rangka menyambut Nataru, Selasa (27/10/2026). ANTARA/HO-Pelni.

Sambut Libur Nataru, PELNI Pangkalan Bun Beri Diskon Tiket 30%

Whisnu Mardiansyah • 27 October 2026 18:53

Pangkalan Bun: PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, memberikan potongan harga tiket kapal sebesar 30 persen melalui program stimulus untuk periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Kepala PELNI Cabang Pangkalan Bun, Andry Yudha, mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut dengan merencanakan perjalanan lebih awal. Calon penumpang juga diminta memastikan pembelian tiket dilakukan melalui saluran penjualan resmi agar memperoleh potongan harga sesuai ketentuan.

"Terpenting lagi, pastikan pembelian tiket dilakukan melalui kanal penjualan resmi PT PELNI agar mendapatkan diskon tersebut," ujarnya, seperti dilansir Antara, Selasa, 27 Oktober 2026.

Program stimulus ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 18 November 2026, dengan jadwal keberangkatan pada 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Kuota yang disediakan dalam program tersebut mencapai 414.630 penumpang.

"Program diskon ini khusus berlaku untuk pembelian tiket kelas ekonomi, dan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya yang berencana melakukan perjalanan pada periode Natal dan Tahun Baru," ujarnya.

Menurut Andry, potongan harga tiket diharapkan dapat mengurangi beban biaya perjalanan masyarakat. Penghematan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lain selama berada di kampung halaman dan diharapkan ikut mendukung aktivitas ekonomi di daerah tujuan.
 


"Dana yang dihemat dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain selama berada di kampung halaman. Hal ini tentunya diharapkan turut mendorong perputaran ekonomi di daerah," ungkapnya.

Andry mengingatkan calon penumpang untuk memperhatikan jadwal keberangkatan yang masuk dalam periode program. Masyarakat juga diminta mempersiapkan perjalanan sejak dini agar dapat memanfaatkan diskon sesuai ketentuan.

"Kami mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal, memeriksa jadwal keberangkatan kapal, serta memastikan ketersediaan tiket sebelum melakukan perjalanan. Dengan perencanaan yang baik, masyarakat dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih nyaman dan tertib," katanya.

Saat ini, tiket kapal PELNI dapat dipesan mulai 60 hari sebelum keberangkatan. Kebijakan tersebut memberikan kesempatan bagi calon penumpang untuk menyesuaikan jadwal perjalanan sekaligus memeriksa ketersediaan tiket lebih awal.

Untuk keberangkatan dari Pelabuhan Kumai, terdapat tiga kapal penumpang PELNI yang melayani sejumlah rute, yakni KM Awu, KM Lawit, dan KM Kelimutu. KM Awu melayani rute Kumai-Surabaya-Benoa-Bima-Waingapu-Ende-Kupang-Kalabahi.



(Kapal Pelni. Foto: dok Istimewa)


Sementara itu, KM Lawit memiliki dua pola rute. Rute pertama menghubungkan Kumai dengan Surabaya atau Semarang. Adapun rute kedua melayani perjalanan dari Kumai menuju Surabaya, Benoa, Bima, Waingapu, Ende, Kupang, hingga Kalabahi.

Andry menyatakan pihaknya berkomitmen menjaga kesiapan operasional dan mutu pelayanan, terutama menjelang periode Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

"Kesiapan operasional dan kualitas pelayanan tetap menjadi perhatian utama, agar perjalanan penumpang dapat berlangsung dengan baik,” ungkapnya.

Selain mempersiapkan perjalanan lebih awal, calon penumpang diimbau membeli tiket hanya melalui saluran resmi PELNI. Langkah tersebut diperlukan untuk menghindari praktik percaloan dan mengurangi risiko penipuan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membeli tiket melalui pihak yang tidak resmi. Gunakan kanal penjualan resmi untuk memastikan transaksi dilakukan dengan aman dan menghindari risiko penipuan," tegas Andry.

Pembelian tiket dengan tarif diskon dapat dilakukan melalui seluruh saluran penjualan resmi PELNI, termasuk aplikasi PELNI Mobile.

(Whisnu M)