Pemprov Jabar Belajar Penanggulangan Gempa Hingga ke Jepang

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman bersama Suzuki Yumi, Asisten Direktur Prefektur Shizuoka. Dokumentasi/ Pemprov Jawa Barat

Pemprov Jabar Belajar Penanggulangan Gempa Hingga ke Jepang

Media Indonesia • 16 October 2024 15:03

Jakarta: Pemerintah Provinsi Jawa Barat belajar penanggulangan bencana khususnya gempa bumi hingga ke Shizuoka, Jepang. Daerah ini dikenal sebagai wilayah paling rawan gempa bumi, tapi juga paling siap menghadapi bencana. 

"Fasilitas edukasi yang disiapkan Pemerintah Prefektur Shizouka untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bencana sangat optimal. Di Pusat Pencegahan Gempa Bumi Shizuoka, kami mendapat gambaran yang komprehensif tentang bagaimana Prefektur Shizuoka menjawab tantangan bencana gempa bumi," kata Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman, yang memimpin rombongan dari Jawa Barat, Rabu, 16 Oktober 2024. 

Provinsi ini sudah bersiap mulai dari pemahaman tentang penyebab dan mekanisme bencana hingga langkah-langkah antisipatif yang harus dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah. Edukasi dan simulasi yang diberikan merupakan salah satu kunci kesuksesan Shizuoka dalam memitigasi dan meminimalkan dampak bencana. 

Tiga prinsip utama mitigasi bencana diterapkan di Prefektur Shizuoka. Yang pertama mengenali gempa bumi, sehingga masyarakat diajarkan untuk memahami bencana itu dan dampaknya. 

Kedua terkait persiapan. Masyarakat dilatih untuk mempersiapkan diri, baik secara individu maupun dalam komunitas guna mengurangi risiko. 

Ketiga, tindakan saat bencana. Ketika bencana terjadi, langkah-langkah yang tepat harus diambil untuk mengurangi dampak dan korban.

Sementara Asisten Direktur Prefektur Shizuoka, Suzuki Yumi, menyatakan Prefektur Shizuoka memiliki teknologi informasi yang mumpuni terkait mitigasi bencana.

"Kami berharap dapat membagikan pengetahuan ini kepada masyarakat Jawa Barat, sehingga mereka bisa lebih tanggap dan waspada terhadap bencana," kata Suzuki.

 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)