Merawat Budaya dan Kebersamaan Melalui Mekepung Lampit di Mendoyo

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan beraksi dalam tradisi budaya khas Jembrana Mekepung Lampit.

Merawat Budaya dan Kebersamaan Melalui Mekepung Lampit di Mendoyo

23 November 2024 16:33

Jembrana: Jembrana kembali menegaskan statusnya sebagai destinasi budaya unik di Bali. Lomba Mekepung Lampit Tahun 2025, tak hanya sebagai tradisi, tetapi juga sebagai atraksi wisata lumpur berbasis adrenalin yang memukau.

Mekepung Lampit, perlombaan adu cepat sepasang kerbau yang menarik lampit (sejenis bajak sawah) di tengah lumpur, selalu menjadi magnet kuat yang menarik ribuan warga dan wisatawan domestik. 

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyoroti peran penting tradisi ini sebagai aset pariwisata daerah. "Mekepung Lampit sudah menjadi tradisi dari zaman ke zaman. Tugas kita, para pemimpin dan masyarakat, adalah mempertahankan tradisi ini agar terus menjadi warisan leluhur dan daya tarik unik bagi Jembrana," kata Kembang..

Acara pembukaan semakin memanas ketika Bupati Kembang dan Wakil Bupati Ipat, secara langsung 'ngejoki' (menjadi joki). Mereka menaiki lampit, mengarungi sawah berlumpur, dan merasakan sensasi kecepatan kerbau yang memacu adrenalin.

Aksi tersebut disambut sorakan histeris dari warga dan pengunjung yang memadati area. Bupati Kembang sendiri mengaku ketagihan. "Ternyata seru sekali, melebihi ekspektasi. Kalau sudah Mekepung Lampit pasti akan ketagihan," jelasnya, sembari mengisyaratkan betapa tingginya potensi pengalaman ini untuk ditawarkan kepada wisatawan.

Aksi pimpinan daerah ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk menjaga tradisi ini sebagai identitas lokal sekaligus produk pariwisata budaya.

Lomba yang diikuti oleh 38 peserta ini tidak hanya menjadi panggung bagi joki dan kerbau, tetapi juga menjadi festival komunal yang mempererat silaturahmi antarpetani. Para pengunjung dapat menikmati suasana khas pedesaan, menyaksikan sistem subak yang lestari, dan merasakan kegembiraan petani usai panen.

Mekepung, baik di darat maupun Mekepung Lampit, sebagai identitas lokal yang kaya nilai budaya dan potensi wisata tinggi, menjadikannya alasan kuat untuk menjelajahi keindahan Bali Barat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com