Resmi Berakhir, Super Garuda Shield 2026 Perkuat Kemitraan Pertahanan Indonesia-AS

Super Garuda Shield 2026 resmi berakhir setelah melibatkan sekitar 5.000 personel dari berbagai negara. (Kedutaan dan Konsulat AS di Indonesia)

Resmi Berakhir, Super Garuda Shield 2026 Perkuat Kemitraan Pertahanan Indonesia-AS

Willy Haryono • 12 September 2026 17:01

Baturaja: Indonesia dan Amerika Serikat (AS) resmi mengakhiri Latihan Super Garuda Shield 2026 yang berlangsung selama dua pekan di sejumlah wilayah Tanah Air.

Latihan gabungan dan multinasional tersebut digelar di sejumlah lokasi, termasuk Bandung, Baturaja, Lampung, dan Kalimantan Utara, dengan melibatkan sekitar 5.000 personel militer dari berbagai negara.

Super Garuda Shield disponsori Komando Indo-Pasifik AS dan dipimpin oleh Indonesia. Partisipasi sejumlah negara mitra memperluas dimensi kerja sama pertahanan sekaligus memperkuat kemampuan pasukan untuk beroperasi bersama di berbagai lingkungan.

Latihan tersebut menjadi bagian dari kemitraan pertahanan antara AS dan Indonesia serta komitmen negara-negara peserta terhadap kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Latihan Darat, Laut, Udara, dan Siber

Super Garuda Shield 2026 mencakup berbagai jenis latihan, mulai dari latihan staf gabungan, operasi siber, bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana (HA/DR), hingga operasi lintas udara.

Personel juga mengikuti pelatihan operasi di medan hutan serta operasi helikopter.

Di lingkungan maritim, personel Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS melaksanakan latihan bersama TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Rangkaian latihan tersebut memberikan kesempatan kepada personel negara peserta untuk meningkatkan kemampuan bekerja sama dalam berbagai lingkungan operasi, termasuk darat, udara, laut, dan siber.

Kuasa Usaha ad interim AS Joy Sakurai mengatakan Super Garuda Shield menunjukkan komitmen kedua negara dalam meningkatkan keamanan dan kesiapan di kawasan Indo-Pasifik.

"Super Garuda Shield 2026 menunjukkan komitmen bersama Amerika Serikat dan Indonesia untuk meningkatkan keamanan dan kesiapan di kawasan Indo-Pasifik," ujar Sakurai, dalam keterangan di situs Kedutaan dan Konsulat Amerika Serikat di Indonesia, Jumat, 11 September 2026.

Menurut dia, kemitraan yang dibangun kedua negara turut memperkuat keamanan kawasan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah latihan.

Personel Militer Bantu Perbaiki Sekolah

Super Garuda Shield 2026 juga mencakup kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar lokasi latihan.

Di Baturaja dan Martapura, personel AS, Indonesia, serta negara mitra lainnya terlibat dalam Engineer Civic Action Project yang mencakup perbaikan infrastruktur sekolah setempat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian aktivitas sipil dalam latihan multinasional yang berlangsung selama dua pekan.

Wakil Komandan Komando Indo-Pasifik AS, Letnan Jenderal Korps Marinir AS George Rowell, mengunjungi Kalimantan untuk bertemu dengan pimpinan senior TNI dan membahas peluang perluasan Super Garuda Shield.

Rowell mengatakan latihan bersama tersebut dibangun di atas fondasi Kemitraan Strategis Komprehensif AS dan Indonesia.

"Militer Amerika Serikat sangat bangga menjadi mitra pertahanan terbesar Indonesia dalam hal jumlah latihan dan kegiatan militer yang dilaksanakan setiap tahun. Kami berharap dapat terus memperkuat kemampuan kita bersama," ujarnya.

Menurut Rowell, Super Garuda Shield menjadi bukti kemampuan negara peserta untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan menghadapi berbagai tantangan bersama.

"Latihan ini merupakan bukti nyata kemampuan kita bersama dalam menghadapi berbagai tantangan, beradaptasi dengan perubahan lingkungan, dan melindungi kepentingan bersama," katanya.

Super Garuda Shield tetap menjadi salah satu pilar utama kerja sama militer AS dan Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kesiapan, interoperabilitas, keamanan, dan stabilitas kawasan.

Pelaksanaan latihan tahun ini juga menunjukkan kemampuan Indonesia, AS, dan negara mitra untuk bekerja sama dalam berbagai lingkungan operasi sekaligus memperkuat hubungan pertahanan di kawasan Indo-Pasifik.



Baca juga:  Kopaska TNI AL dan US Navy Gelar Latihan Parsial di Kapal US Coast Guard

(Willy Haryono)