Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo. Dok/Is
Polres Metro Bekasi Petakan 27 Titik Rawan Gesekan Suporter Persija-Persib
Antonio • 11 September 2026 06:47
Bekasi: Polres Metro Bekasi memetakan 27 lokasi yang dinilai rawan terjadi gesekan antarsuporter menjelang pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo mengatakan sebanyak 950 personel Polri disiapkan untuk mengamankan aktivitas suporter kedua tim di wilayah Kabupaten Bekasi.
Cikarang Pusat menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus. Polisi akan memperkuat pengamanan di kawasan tersebut untuk mengantisipasi potensi gesekan antarsuporter.
Pengamanan juga disiapkan di sejumlah lokasi yang menjadi jalur mobilitas masyarakat, seperti jembatan penyeberangan, pintu tol, stasiun, dan terminal. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga perjalanan suporter menuju SUGBK serta aktivitas warga yang mengikuti nonton bareng (nobar) tetap aman dan lancar.
“Kita akan melakukan penebalan dan pengamanan secara maksimal di lokasi-lokasi tersebut,” kata Andi di Bekasi, Kamis, 10 September 2026.
Polres Metro Bekasi juga menyiapkan pengamanan bagi suporter yang menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion maupun masyarakat yang menggelar nobar di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.
Bagi suporter yang berangkat ke SUGBK, polisi akan melakukan pengawalan sejak dari titik kumpul hingga tiba di lokasi pertandingan.
"Kita sudah lakukan pengamanan, pengawalan, dan kita berkoordinasi untuk titik-titik kumpul dari para suporter dan kita akan kawal sampai dengan di stadion," ujar Andi.
Andi mengatakan koordinasi turut dilakukan dengan koordinator wilayah (korwil) kelompok suporter, termasuk The Jakmania dan Viking. Peran pengurus suporter dinilai penting untuk membantu menjaga ketertiban selama perjalanan maupun saat pertandingan berlangsung.

Persib di AFC 2 musim 2025/2026. Foto: X/@persib
"Kita tidak bisa bekerja sendiri, makanya kita butuh bantuan dari rekan-rekan korwil dari masing-masing pendukung, baik itu dari The Jakmania maupun dari Viking," ujar Andi.
Polisi juga mengimbau masyarakat menyesuaikan aktivitas apabila terjadi kepadatan di sekitar lokasi nobar. Personel akan ditempatkan di sejumlah titik prioritas untuk mengatur arus lalu lintas dan mencegah gangguan terhadap aktivitas warga.
"Kita berusaha menempatkan personel prioritas untuk melakukan pengaturan biar tidak terjadi kepadatan dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain," ujar Andi.