Wapres Gibran Minta Jajaran Gerak Cepat Tangani Longsor Cisarua

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan pengungsi longsor di Cisarua, Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Wapres Gibran Minta Jajaran Gerak Cepat Tangani Longsor Cisarua

Roni Kurniawan • 25 January 2026 12:47

Bandung Barat: Pemerintah menaruh perhatian serius pada penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meminta seluruh kementerian, lembaga terkait, dan pemerintah daerah bergerak cepat serta terkoordinasi dalam proses tanggap darurat hingga pemulihan pasca-bencana.

"Saya titip ke Wagub (Jawa Barat), warga di pengungsian terutama untuk lansia, anak-anak, bumil, busui mendapat antensi khusus," ujar Wapres Gibran saat menyapa warga di posko pengungsian Desa Pasirlangu, Minggu, 25 Januari 2026.

Selain itu, Wapres menekankan pentingnya percepatan pencarian dan evakuasi korban yang masih tertimbun material longsor. Ia meminta operasi pencarian dilakukan secara maksimal, namun tetap mengutamakan keselamatan petugas mengingat kondisi cuaca dan kontur tanah yang masih labil.
 


"Tim sudah turun semua ke lapangan. Saya akan maksimalkan untuk pencarian korban. Doakan semua sehat dan selamat," sambung Gibran.

Wapres Gibran turut menginstruksikan pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah-langkah relokasi bagi warga yang bermukim di kawasan rawan bencana. Menurutnya, upaya mitigasi harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

"Ada relokasi pembangunan rumah, perbaiki rumah, mohon segera disosialisasikan tempat barunya direlokasi kemana. Mohon tidak terlalu jauh dari tempat asal, tidak terlalu jauh dari mata pencahariannya," tandas Gibran.


Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan


Sebelumnya, bencana longsor di Desa Pasirlangu dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandung Barat. Longsor tersebut menyebabkan puluhan rumah rusak dan ratusan warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Hingga kini, sebanyak 11 jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi longsor. Sementara itu, 79 orang masih dalam pencarian tim gabungan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)