Konsep Gentengisasi Presiden Prabowo, Atap Rumah Pengganti Seng

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Konsep Gentengisasi Presiden Prabowo, Atap Rumah Pengganti Seng

Ade Hapsari Lestarini • 3 February 2026 20:17

Bogor: Presiden Prabowo Subianto menginginkan adanya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat atau gentengisasi sebagai bagian dari upaya memperindah wajah Indonesia.

Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026, Presiden mengatakan penggunaan atap seng masih banyak mendominasi rumah-rumah di Indonesia.

Menurut Prabowo, hal ini tidak hanya membuat lingkungan terlihat kurang indah, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penghuni rumah karena cenderung panas dan mudah berkarat.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia," ujar Prabowo.


Presiden Prabowo Subianto. Foto: dok YouTube BI.

 

 

Proyek gentengisasi nasional melibatkan Koperasi Merah Putih


Gagasan proyek gentengisasi nasional ini, kata Prabowo, akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai ujung tombak produksi. Nantinya, koperasi akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal, yang peralatannya relatif terjangkau.

Selain itu, bahan baku yang digunakan juga mudah diperoleh, karena berasal dari tanah yang dapat dicampur dengan bahan lain agar lebih ringan dan kuat.

"Jadi nanti Koperasi Merah Putih akan kita lengkapi dengan pabrik genteng. Genteng itu bahan bakunya dari tanah, dan dicampur dengan beberapa zat limbah lainnya, bisa ringan dan kuat," jelas dia, dilansir Antara, Selasa, 3 Februari 2026.

Presiden mengungkap adanya kajian dari para akademisi yang menyebutkan limbah abu batu bara dapat dimanfaatkan sebagai campuran bahan genteng. Menurut dia, inovasi ini tidak hanya menghasilkan genteng berkualitas, tetapi juga menjadi solusi pemanfaatan limbah industri.

Kepala Negara menegaskan program gentengisasi akan mendapat dukungan pemerintah, baik sebelum maupun sesudah pelaksanaannya. Ia pun mengajak para kepala daerah untuk ikut ambil bagian dalam program tersebut.

"Kita akan bantu saudara, sebelum gentengisasi, sesudah gentengisasi. Ini serius ya, Bupati, Wali Kota, yang tidak mau kotanya indah, terserah. Yang mau, ayo bersama kita bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah," tegas Presiden.

Presiden berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, wajah Indonesia akan berubah lebih indah, serta terbebas dari atap-atap seng berkarat yang dinilai sebagai simbol kemunduran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)