Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Hubungan Internasional Bernadino Vega dalam forum bisnis Estonia di Jakarta, Selasa, 28 April 2026. (Metrotvnews.com / Muhammad Reyhansyah)
KADIN: Estonia Punya Kapabilitas Siber, Indonesia Tawarkan Skala Pasar Maritim
Muhammad Reyhansyah • 28 April 2026 15:23
Jakarta: Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bidang Hubungan Internasional, Bernadino Vega, mengatakan bahwa Indonesia menawarkan pasar maritim yang besar kepada Estonia untuk mengembangkan kerja sama konkret di bidang sistem digital maritim dan ketahanan siber.
Menurut Bernadino, Estonia merupakan salah satu negara dengan tata kelola digital paling maju di dunia. Negara Baltik tersebut menempati peringkat kedua dalam survei E-Goverment PBB dan peringkat ketiga dalam National Cyber Security Index.
“Estonia memiliki reputasi global yang sangat kuat dalam digital governance, secure data systems, dan cyber resilience,” ujar Bernadino dalam Estonia Maritime Delegation Business Forum di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa, 28 April 2026.
Ia menyebut pengalaman Estonia dalam membangun infrastruktur digital terpercaya dapat menjadi referensi penting bagi Indonesia, terutama dalam memperkuat sistem maritim yang semakin terdigitalisasi.
Potensi Strategis Sektor Maritim dan Siber Indonesia
Namun di sisi lain, Bernadino menegaskan Indonesia juga membawa nilai strategis yang besar dalam hubungan tersebut.“Indonesia membawa skala, membawa urgensi, dan membawa peluang,” katanya.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan sekitar 17 ribu pulau dan 77 persen wilayah berupa laut, Indonesia membutuhkan konektivitas maritim yang kuat, infrastruktur yang tangguh, serta sistem digital yang aman dan dapat dioperasikan secara luas.
“Bagi Indonesia, masa depan daya saing maritim akan bergantung pada pelabuhan, kapal, logistik, serta keamanan dan keandalan sistem digital yang menopangnya,” ujarnya.
Bernadino menilai kondisi tersebut menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis bagi Estonia untuk menerapkan kekuatan teknologinya di sektor maritim.
“Bagi Estonia, Indonesia menawarkan pasar maritim yang besar dan dinamis, tempat kekuatan Estonia di bidang teknologi maritim, ICT maritim, dan infrastruktur digital yang aman dapat diterjemahkan menjadi kerja sama praktis,” katanya.
Ia menambahkan isu keamanan siber maritim kini bukan lagi persoalan pinggiran, melainkan telah menjadi kebutuhan utama dalam percakapan bisnis global.
Menurut Bernadino, ketahanan siber memengaruhi cara pelabuhan beroperasi, komunikasi antarkapal, hingga pengamanan rantai pasok internasional.
“Semua itu menopang pertumbuhan ekonomi maritim dengan rasa percaya diri dan ketahanan yang lebih baik,” pungkasnya.
Baca juga: Estonia Dorong Solusi Maritim Berkelanjutan untuk Hadapi Krisis Global