Presiden Prabowo Subianto. Foto: Metro TV.
Prabowo: Indonesia Berhasil Swasembada Beras Akhir 2025
Kautsar Widya Prabowo • 6 January 2026 17:19
Bogor: Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan. Khususnya, swasembada beras.
“Alhamdulillah, target yang saya berikan kepada tim pangan kita pada awal pemerintahan yang saya pimpin adalah empat tahun untuk swasembada pangan. Alhamdulillah, pada 31 Desember 2025 pukul 24.00, kita bisa dengan resmi mengatakan bahwa di tahun 2025 Republik Indonesia swasembada beras,” ujar Presiden Prabowo, saat memberikan taklimat dalam retreat di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.
Presiden menyampaikan keberhasilan tersebut merupakan capaian strategis nasional. Menurutnya, swasembada pangan menjadi fondasi utama kedaulatan bangsa.
Selain berhasil mencapai swasembada beras, Presiden Prabowo juga menyampaikan kebanggaannya atas kondisi cadangan beras nasional. Saat ini tercatat cadang beras nasional yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Republik Indonesia.
“Saya juga cukup merasa besar hati, bangga, bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia,” ungkap Prabowo.
Ia membandingkan kondisi saat ini dengan masa pemerintahan Presiden Soeharto, ketika cadangan beras nasional berada di angka tertinggi sekitar 2 juta ton. Saat ini, cadangan beras pemerintah telah melampaui angka tersebut.
“Pernah di pemerintahan Presiden Soeharto, kita di puncaknya punya cadangan beras di gudang pemerintah 2 juta ton. Hari ini, cadangan beras kita lebih dari 3 juta ton. Ini tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia,” tegas Prabowo.
Retret Kabinet Merah Putih. Foto: Metro TV.Presiden menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor pangan. Ia pun mengapresiasi kinerja tim pangan nasional yang dinilai mampu mewujudkan target strategis pemerintah dalam waktu yang lebih cepat dari rencana.
“Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur,” pungkas Prabowo.