Misi Artemis II NASA Pecahkan Rekor Jarak Terbang Terjauh Manusia dari Bumi

Roket NASA meluncurkan empat astronaut dalam misi Artemis II yang melakukan lintasan di sisi jauh Bulan. (Anadolu Agency)

Misi Artemis II NASA Pecahkan Rekor Jarak Terbang Terjauh Manusia dari Bumi

Muhammad Reyhansyah • 7 April 2026 15:09

Washington: Empat astronaut NASA mencetak sejarah dengan terbang lebih jauh dibanding para astronaut sebelumnya yang meninggalkan Bumi, dalam misi bertajuk Artemis II yang melakukan lintasan di sisi jauh Bulan pada Senin, 7 April 2026.

Dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 7 April 2026, wahana Orion spacecraft yang mereka tumpangi mencapai jarak sekitar 252.756 mil atau 402.000 kilometer dari Bumi, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang misi Apollo 13 pada 1970.

Selama lintasan sekitar enam jam di sisi Bulan yang tidak terlihat dari Bumi, para astronaut mengamati fenomena langka berupa kilatan dampak meteor yang menghantam permukaan bulan yang gelap dan dipenuhi kawah.

Pengamatan tersebut dilakukan secara langsung oleh awak misi dan dicatat oleh para ilmuwan di pusat kendali misi di Houston, Amerika Serikat.

Lintasan tersebut membawa pesawat hingga sekitar 4.070 mil dari permukaan bulan dan menandai misi berawak pertama ke sekitar bulan sejak era Apollo lebih dari setengah abad lalu.

Misi Artemis II, yang dirancang sebagai simulasi untuk misi pendaratan di masa depan, juga menghasilkan berbagai data ilmiah baru, termasuk rekaman kilatan meteor yang mengingatkan pada fenomena serupa yang pernah dilaporkan astronaut Apollo.

Awak misi yang terdiri dari Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen bahkan memberi nama sementara pada beberapa fitur permukaan bulan yang belum memiliki penamaan resmi.

Dalam komunikasi dengan pusat kendali, Hansen mengusulkan nama “Integrity” untuk salah satu kawah, sesuai nama kapsul Orion, serta nama “Carroll” untuk mengenang mendiang istri komandan misi.

Para astronaut juga menyaksikan fenomena langka saat Bumi tampak “terbit” dan “terbenam” dari horizon bulan—kebalikan dari pemandangan bulan dari Bumi.

Selama lintasan di sisi jauh Bulan, komunikasi dengan Bumi sempat terputus selama sekitar 40 menit karena terhalang oleh bulan. Setelah kembali dari sisi tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan selamat kepada awak misi.

"Hari ini kalian telah mencetak sejarah dan membuat seluruh Amerika sangat bangga, luar biasa bangga," ujar Trump. 

"Kalian benar-benar menginspirasi seluruh dunia. Semua orang menyaksikan ini," lanjut Trump.

Salah satu astronaut, Christina Koch, mengatakan bahwa momen paling berkesan adalah saat kembali melihat Bumi setelah keluar dari sisi jauh Bulan.

Ketika ditanya tentang perasaan saat komunikasi terputus, Victor Glover mengatakan, “Saya sempat berdoa, tetapi kemudian harus tetap melanjutkan tugas.”

Misi Artemis II menjadi bagian dari program lanjutan NASA untuk mengembalikan manusia ke bulan sebelum akhir dekade ini dan membuka jalan bagi eksplorasi lebih jauh, termasuk misi ke Mars.

Baca juga:  Mengenal Para Astronot Artemis II, Perjalanan Berawak Pertama ke Bulan

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)